Berita

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia

Olahraga

PSSI: Mourinho Pun Sulit Tangani Indonesia

KAMIS, 13 OKTOBER 2011 | 03:19 WIB

RMOL. Koordinator timnas, Bob Hippy mengakui, timnas Indone­sia dalam ajang Pra Piala Dunia 2014 memang tidak menunjuk­kan performa menarik. Pemain Indonesia selalu kalah dalam perebutan bola de­ngan pemain lawan.

Kekurangan pemain Indonesia, kata Bob, terlihat khususnya saat dite­kuk 2-3  Qatar, Se­lasa (11/10) malam.  “Pelatih sekelas Mourinho  pun tidak akan bi­sa menangani In­donesia 4-5 ta­hun ke depan kalau kita tidak memulai dari dasar,” kata Bob, di kantor PSSI, kemarin.

Karena itu, menurut Bob, Indonesia harus mencari dan membina pemain muda yang segar. “Jadi, ketika pelatih da­tang, dia sudah pu­nya materi yang bagus saat me­latih. Kalau materi  se­perti sekarang, tidak bisa,”  ujar Bobyang juga bekas pemain Timnas.

Karena itu,  Bob tidak terlalu menyalahkan pela­tih Wim Rijsbergen yang kini me­­nangani timnas. Karena materinya memang “pas-pasan”.

Pernyataan tersebut seolah men­jadi jawaban dari berbagai pi­hak yang menyatakan Wim su­dah tak layak untuk melatih tim­nas, yang telah kehilangan 9 poin da­lam kualifikasi Piala Dunia 2014, usai kalah dari Iran (3-0), Bah­rain (0-2) dan Qatar (2-3).

“Ke­ma­rin nggak punya dan pegang bola. Kalau kamu punya bola, maka kamu bisa kon­trol pertandingan. Pelatih sudah tidak berpengaruh lagi,” terangnya.

Sementara itu, PSSI mengirim­ tim sepakbola wanita yang beranggotakan 20 pemain ke ke­juaraan Piala AFF Wanita  di Vientiane, Laos pada 14-26 Oktober 2011. Rom­bongan dipimpin Manajer Tim Jerry Waleleng dan pelatih kepala Bambang Nurdiansyah akan berangkat hari ini dan di­targetkan merebut empat besar.

Pada even itu Indonesia ber­ada di Grup A bersama tuan ru­mah Laos, Vietnam, dan Singa­pura. Sedangkan Grup B diikuti Myan­mar, Thailand, Malaysia dan Filipina. Indonesia akan me­ngawali kejuaraan  melawan Laos pada hari per­tama pertandingan 16 Okto­ber mulai pukul 16.00. Pada pertandingan ke­dua tim Merah Putih akan berha­dapan Singapura pada 18 Okto­ber, dan sehari kemudian melawan Vietnam.   [rm]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya