Berita

nazaruddin/ist

Selidiki dan Usut Dugaan Aliran Dana Nazarudin ke Rektor Unair!

SELASA, 11 OKTOBER 2011 | 01:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta mengusut dugaan aliran dana dari bekas Bendahara Umum Demokrat ke sejumlah rektor perguruan tinggi. Forum Advokasi mahasiswa Universitas Airlangga menyatakan mendukung terhadap langkah yang ditempuh KPK tersebut.

"Kami mendukung  langkah KPK tersebut," ujar Abdul Rahman, Humas Forum Advokasi mahasiswa Unair dalam keterangan resminya yang diterima redaksi kemarin (10/10).

Beredar kabar bahwa tersangka korupsi wisma atlet Muhamad Nazarudin mengucurkan dana kepada 7 rektor Perguruan Tinggi di tanah air,  salah satunya kepada rektor Unair, Fasichul Lisan.


Dalam laporan keuangan PT Anugrah Nusantara, perusahaan milik Nazaruddin, para rektor tercatat menerima duit dengan jumlah bervariasi dan untuk kepentingan beragam. Rektor Unair sendiri disebut-sebut menerima uang sebesar Rp 100 juta.

Penerimaan uang oleh rektor Fasichul Lisan, kalau benar, katanya, menjadi preseden buruk dan sangat menyakitkan bagi dunia pendidikan.

"Kami mendesak rektor Unair untuk mengeluarkan pernyataan resmi langsung terkait isu keterlibatannya menerima dana dari Nazaruddin, sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam mengungkapkan kebenaran dan menjaga nama baik kampus Unair," sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga menyerukan agar civitas Unair serta masyarakat pada umumnya membangun gerakan kontrol terhadap politik korupsi dalam dunia pendidikan. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya