Berita

Bernard Hopkins

Olahraga

Hopkins (47) Belum Mau Pensiun

Ngebet Pertahankan Gelar
JUMAT, 07 OKTOBER 2011 | 04:08 WIB

RMOL. Tua-tua keladi, makin tua ma­kin jadi. Pepatah itu rupanya menjadi inspirasi bagi petinju veteran asal Amerika Serikat Bernard Hopkins.

Di usianya yang sudah meng­injak 47 tahun, Hopkins menga­ku, siap mempertahankan gelar juara dunia kelas berat ringan dan belum berpikir pensiun.

Hopkins akan kembali naik ring melawan petinju AS, Chad Daw­son yang usianya lebih mu­da 17 tahun. Pertarungan ke­dua­nya bakal digelar di Staples Cen­ter, Los Angeles, AS, 15 Oktober mendatang.

“Apa pun yang akan diper­li­hatkan Dawson dalam per­ta­rungan nanti, saya akan tetap me­layaninya dan saya akan mem­pertahankan gelar,” ujar Hop­kins di Boxingscene.com.

Meski usianya sudah uzur, petinju dengan rekor bertarung 52 kali menang (32 dengan KO), 5 kalah dan dua seri ini belum berniat gantung sarung tinju. “Saya tidak pernah berpikir me­nang dan kemudian pensiun. Yang muda  seharusnya menang. Dia lebih muda 17 tahun, lebih besar dan lebih kuat. Namun, saya juga mampu berbuat seperti itu,” lanjut petinju Muslim itu.

Seperti diketahui, Hopkins dinobatkan sebagai petinju tertua yang mampu merebut gelar juara dunia kelas berat ringan versi WBC, IBO, dan Majalah The Ring, setelah mengalahkan Jean Pas­cal, 22 Mei 2011 lalu, di usia 46 tahun 126 hari.

Hopkins juga berhasil me­matahkan rekor juara dunia tinju tertua yang sebelumnya disan­dang oleh George Foreman yang mengukir rekor usai menga­lah­kan Michael Moorer pada pe­re­butan gelar juara dunia kelas berat pada 1994. Saat itu, Fo­re­man berusia 45 tahun, 4 bulan, dan enam hari.

“Saya ingin terus bertarung dan tetap tampil terbaik. Saat saya mundur, saya ingin mera­yakannya sebagai puncak karir saya. Pertarungan terakhir saya akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” tambahnya.

Hopkins juga mengungkapkan tidak akan bertarung saat telah berusia 50 tahun. “Saya tidak akan bertarung lagi di usia 50, tidak baik buat kesehatan,” pung­­kasnya.   [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya