Berita

PB Percasi

Olahraga

IOCC Hadirkan Pecatur Dunia

RABU, 05 OKTOBER 2011 | 02:14 WIB

RMOL. Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) akan menggelar ke­juaraan internasional bertajuk Indonesia Open Chess Cham­pion­ships (IOCC) 2011 di Ja­karta, 12-19 Oktober menda­tang. Ajang ini diikuti 20 ne­ga­ra dengan para pemain pe­ring­kat atas dunia.

Selain untuk meningkatkan prestasi pecatur nasional. Even ini juga menjadi ajang ujicoba bagi tim catur SEA Games 2011.

“Tak banyak cabang olahra­ga tanah air yang mampu me­nyelenggarakan kejuaraan ber­taraf internasional seperti ini. Kami membuktikan inilah ko­mit­men Percasi untuk mem­be­rikan yang terbaik bagi per­kem­bangan catur tanah air,” ka­ta Ketua Umum PB Percasi, Hashim Djojohadikusumo di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, dengan hadir­nya turnamen ini, para pecatur nasional dapat memacu pres­tasi. Selain itu, mereka juga bi­sa meningkatkan elo rating, ser­­ta berkesempatan menguji diri dengan para pencatur tang­guh dunia.

Saat ini, sudah tercatat 120 pecatur terbaik dari dalam mau­pun luar negeri yang akan me­ng­­ikuti perhelatan bergengsi ter­se­but. 35 pecatur kelas atas dari 20 negara dipastikan bakal tampil.

“Memang melegakan me­nam­bah bobot turnamen ini. Grandmaster yang akan hadir merupakan tingkat dunia yang memiliki elo rating 2300 sam­pai 2770 dunia. Dari segi inilah Indonesia Open menjadi lebih strongest dibanding sekitar se­puluh turnamen terbuka lain,” kata Wakil Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto.

Tuan rumah Indonesia sen­diri, akan menurunkan tim ter­baiknya, yakni tim Pelatnas SEA Games XXVI. Mereka ter­diri dari delapan pecatur pu­tra dan enam pecatur putri. Di luar tim Pelatnas, puluhan pe­ca­tur Indonesia lain yang me­miliki elo rating di atas 2200 juga berkesempatan tampil.

“Turnamen ini mengguna­kan sistem Swiss sembilan ba­bak. Hadiah dibagi menjadi tiga katagori yakni umum, best women dab best junior atau di bawah 20 tahun,” tambah Ke­tua Panitia IOCC, Vickner Si­naga.    [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya