Berita

Ayu Fani Damayanti

Olahraga

Ayu Fani Kubur Impian Indonesia

Garuda Indonesia Championship 2011
MINGGU, 02 OKTOBER 2011 | 00:20 WIB

RMOL.Petenis putri terbaik nasional, Ayu Fani Damayanti yang men­jadi satu-satunya wakil Indo­ne­sia gagal melaju ke final Garuda Indonesia Tennis Championship 2011.

Ayu yang menempati ung­gu­lan kelima kalah dua set lang­sung 1-6 dan 3-6 dari petenis Af­ri­­ka Selatan, Chanel Simmonds di babak semifinal yang berlang­sung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, kemarin.

Simmonds yang baru berusia 18 tahun  mengakhiri pertan­dingan saat bola pengembalian Ayu keluar dari sisi kiri petenis ung­gulan ketiga tersebut. “Pen­capaian semi final ini sudah ba­gus bagi saya untuk persiapan SEA Games ke depan,” kata Ayu.

Meski tidak masuk final, Ayu mengaku lebih percaya diri ka­rena berhasil mengalahkan calon lawan beratnya di SEA Games asal Thailand, Varatchaya Wong­teanchai pada perempatfinal 6-1 dan 6-1.

Di set pertama game keempat, Simmonds berhasil mematahkan servis Ayu dan men­ja­di­kan ke­du­dukan 1-3 dan se­jak saat itu pe­te­nis petenis ke­lahiran Den­pasar itu ke­hi­la­­ngan mo­men­tum.

Poin-poin Ayu sebagian besar didapat setelah mengarahkan bo­la ke sisi kanan Simmonds yang kidal untuk kemudian tiba-tiba dipindah ke kiri.

Namun pengembalian bola dari Simmonds yang lemah se­ring diambil dengan tergesa-gesa oleh Ayu sehingga bola me­nyang­kut di net. Tercatat tiga kali Ayu melakukan kesalahan sendi­ri itu di game kelima set kedua.

Simmonds akan berhadapan dengan pemenang pertandingan semifinal lain antara unggulan per­tama asal Prancis, Irnya Bre­mond dan petenis Belgia Tama­ryn Hendler (unggulan keempat).

Pertandingan final nomor tung­gal putri akan digelar hari Ming­gu (hari ini, red). Garuda In­donesia Tennis Championship 2011 adalah turnamen resmi Fe­derasi Tenis Internasional (ITF) dengan total hadiah yang dise­diakan untuk nomor tunggal pu­tri adalah 25.000 dolar Ame­rika Serikat. [rm]



Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya