Berita

Tommy Sugiarto

Olahraga

Pertempuran Senior-Yunior

Tommy: Tidak Gentar Dengan Nama Besar Taufik
SABTU, 01 OKTOBER 2011 | 05:23 WIB

RMOL. Ambisi pebulutangkis muda Tommy Sugiarto untuk meraih gelar keduanya di musim ini semakin terbuka. Tommy ber­hasil melaju ke babak semifinal Indonesia Terbuka Grand Prix Gold 2011 di GOR Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur, kemarin.

Tommy yang menempati unggulan ke­tujuh meraih tiket se­mi­final setelah menyingkirkan pemain Ma­laysia, Kwong Beng Chan 21-15 dan 21-19.

Pebulutangkis non pelatnas ini me­nyatakan, kunci kemenangannya atas Beng Chan adalah ketenangan dan fokus. “Saat menghadapi Beng Chan, saya lebih te­nang sehingga bisa mengendalikan per­mainan. Pas poin-poin kritis, saya bisa fokus sehingga bisa mengakhiri per­tandingan,” kata Tommy.

Di semifinal, langkah Tommy untuk menembus final tidak mudah. Putra bekas pebulutangkis nasional Icuk Sugiarto itu harus melewati seniornya yang masih menjadi pebulutangkis terbaik, Taufik Hidayat. Taufik menang atas pemain Cina, Zhengming Wang 21-17 dan 21-15.

Pertarungan sesama alumni Pelatnas Cipayung ini akan menjadi duel keti­ganya. Taufik selaku senior berhasil me­nga­ntongi dua kemenangan, sedang­kan sang yunior belum pernah merasakan kemenangan atas Taufik. Dua kekalahan itu terjadi di Macau Terbuka 2008 dan India Terbuka 2009.

“Di pertandingan nanti, saya akan nothing to lose saja. Target menang dan berusaha tampil terbaik harus dilakukan di partai nanti,” kata juara Taiwan Terbuka 2011 ini.

Menanggapi soal pertemuannya dengan sang senior.  Tommy mengaku, tidak gen­tar, mengingat prestasi Taufik saat ini belum stabil. “Mungkin dia (Taufik, red) punya nama besar. Tapi, nama besar saya tidak takut. Di lapangan, ten­tunya strategi yang menentukan,” kata.

Di semifinal lainnya, Dynosius Hayom Rumbaka yang menjadi pebulutangkis pelatnas satu-satunya akan menghadapi non pelatnas Alamsyah Yunus. Hayom Rumbaka berhasil menekuk pemain Jepang, Takuma Ueda, 21-14 dan 21-16.

Sedangkan, Alamsyah yang tidak diunggulkan berhasil mengalahkan pe­main Malaysia, Misbun Ramdan Mo­hamed Misbun 21-16 dan 21-14. “Opti­mis bisa lolos ke final,” singkat Hayom Rumbaka usai pertandingan.

Di tunggal putri, tuan rumah Indonesia hanya menempatkan satu wakilnya di semifinal melalui Belaetrix Manuputi. Kesuksesan ini juga diikuti satu-satunya wakil Indonesia di nomor ganda campuran, Nova Widianto/Vita Marissa.

Belaetrix menang atas pebulutangkis Taiwan, Tzu Ying Tai 21-16 dan 21-16. Selan­jutnya, dia akan ditantang pebu­lutangkis Prancis, Hongyang PI yang mengalahkan pemain Thailand, Nichaon Jindapon 21-12 dan 21-15.

Sementara itu di nomor ganda campuran, Nova Widianto/Vita Marissa menang atas ganda campuran Jepang, Shoji Sato/Shizuka Matsuo, melalui rubber set. Di semifinal, Nova/Vita yang tidak diunggulkan akan berhadapan dengan Chen Xu/Jin Ma dari Cina yang merupakan unggulan empat di turnamen ini.   [rm]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya