Berita

din/ist

BOM SOLO

Din Syamsuddin: Negara Belum Menjamin Ketenangan Beribadah!

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011 | 00:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ketua Presidium Inter Religious Council (IRC) Indonesia, Din Syamsuddin, mengatakan, aksi bom bunuh diri di Solo membuktikan bahwa kini keamanan di tanah air sangat rawan. Negara belum menjamin setiap warga negaranya untuk beribadah dengan tenang.

"Saya bisa melihat dengan jelas tentang adanya ketegangan, adanya rasa was-was antar umat beragama. Aksi-aksi seperti itu bisa saja terjadi di rumah-rumah ibadah yang lain. Kondisi ini merupakan tanggungjawab negara," kata Din saat menyampaikan pernyataan pers Inter Religious Council (IRC) Indonesia, di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), di Jakarta, Senin siang (26/9).

Polisi, menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, harus melakukan pengusutan tuntas, terutama terhadap aktor intelektual di belakang peristiwa aksi bom bunuh diri itu. Selama tidak pernah diungkap secara tuntas, kata Din, maka masalahnya akan disederhanakan. "Paling-paling nanti akan dikaitkan dengan kelompok-kelompok lama, misalnya dengan kelompok Cirebon," sebut Din.


Pembongkaran aksi teror sampai ke akar-akarnya, kata Din, bisa menyingkap isu yang selama ini beredar di masyarakat tentang kemungkinan aksi di Solo dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengalihkan isu-isu yang tangah ramai dibicarakan publik saat ini.

"Peristiwa-peristiwa ini mudah direkayasa ke arah mengadu domba antara umat, termasuk untuk memalingkan perhatian masyarakat dari isu-su kerukunan dan perdamaian. Sering peristiwa semacam ini terjadi dalam keadaan wacana-wacana politik tertentu. Inilah yang harus diungkapkan sejelas-jelasnya oleh pemerintah," jelas Din. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya