din/ist
din/ist
RMOL. Ketua Presidium Inter Religious Council (IRC) Indonesia, Din Syamsuddin, mengatakan, aksi bom bunuh diri di Solo membuktikan bahwa kini keamanan di tanah air sangat rawan. Negara belum menjamin setiap warga negaranya untuk beribadah dengan tenang.
"Saya bisa melihat dengan jelas tentang adanya ketegangan, adanya rasa was-was antar umat beragama. Aksi-aksi seperti itu bisa saja terjadi di rumah-rumah ibadah yang lain. Kondisi ini merupakan tanggungjawab negara," kata Din saat menyampaikan pernyataan pers Inter Religious Council (IRC) Indonesia, di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), di Jakarta, Senin siang (26/9).
Polisi, menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, harus melakukan pengusutan tuntas, terutama terhadap aktor intelektual di belakang peristiwa aksi bom bunuh diri itu. Selama tidak pernah diungkap secara tuntas, kata Din, maka masalahnya akan disederhanakan. "Paling-paling nanti akan dikaitkan dengan kelompok-kelompok lama, misalnya dengan kelompok Cirebon," sebut Din.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
UPDATE
Jumat, 10 April 2026 | 02:02
Jumat, 10 April 2026 | 01:26
Jumat, 10 April 2026 | 01:19
Jumat, 10 April 2026 | 01:04
Jumat, 10 April 2026 | 00:31
Jumat, 10 April 2026 | 00:18
Jumat, 10 April 2026 | 00:05
Kamis, 09 April 2026 | 23:41
Kamis, 09 April 2026 | 23:24
Kamis, 09 April 2026 | 23:03