Berita

ist

BOM SOLO

Walubi Desak Polri Usut Kejanggalan Aksi Bom Bunuh Diri

SENIN, 26 SEPTEMBER 2011 | 23:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ada kejanggalan dari aksi bom bunuh diri yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Dalam melakukan aksinya, tubuh para pelaku, khususnya bagian kepala, rata-rata masih utuh. Padahal kalaupun mau hancur total, maka hal itu merupakan sesuatu yang sangat mudah saja bagi mereka.

Kejanggalan itu disampaikan Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Rusli Tan, saat menyampaikan pernyataan pers Inter Religious Council (IRC) Indonesia, di Kantor Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), di Jakarta, Senin siang, (26/9).

"Ini memunculkan spekulasi, apakah bos-nya ingin memberikan pesan bahwa dia terhebat sehingga kepalanya tidak perlu hancur," tanyanya.
 

 
Untuk itu, kata Rusli, aparat keamanan harus mengusut kejanggalan-kejanggalan tersebut. Katanya, "Aparat harus mendalaminya."

Ia menyerukan jika masyarakat itu tidak boleh mengalami teror. Pihak berwajib tidak perlu menunggu permintaan dan harapan dari masyarakat agar aksi-aksi teror kembali terulang.

"Untuk umat Budha, jangan percaya bahwa ini telah punya dalil agama. Dia (pelaku) hanya mengerti pengetahuan agamanya saja tapi benar-benar tidak menjalankannya. Bukan agama tetapi penjahatnya yang harus di tindak," tandas Rusli.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya