Berita

Daniele De Rossi

Olahraga

Srigala Lapar Kemenangan

Parma vs AS Roma
MINGGU, 25 SEPTEMBER 2011 | 02:33 WIB

RMOL. Pelatih AS Roma, Luis Enri­que, mulai panik setelah di pekan Seri A ketiga ini tim­nya masih belum juga me­raup tiga poin. Enrique men­dapat ke­sem­­patan menco­ba meraih tiga poin lagi akhir pekan ini, na­mun lawan yang dihadapi ber­potensi menyulitkan, Parma.

Sejak menangani Roma musim panas lalu, Enrique membuat Roma meraih dua kali seri dan sekali kalah. Hasil bu­ruk berdampak ke Liga Europa. Srigala Roma tersing­kir setelah dikalahkan Slovan Bratislava dengan agregat 2–1.

Enrique yang sebelumnya optimis hasil tiga angka akan datang buat skuadnya nam­paknya mulai gelisah se­telah timnya gagal meraih kemenangan saat menjamu Siena di Olimpico tengah pekan ke­marin. Gol tunggal Pablo Osval­do di menit 25 seper­tinya akan menjadi alat keme­nangan Giallorossi, sebelum Ro­berto Vitiello mencetak gol penyeimbang di menit 88, yang membuat Roma kembali gagal menang.

“Saya mengkhawatirkan kurangnya kepercayaan diri pemain, tetapi itu adalah sesuatu yang kini akan saya coba tangani,” ujar Enrique seperti dilansir dari Goal.com.

Akhir pekan ini, Roma bakal melawat ke Ennio Tardini, markas Parma. Ini menjadi kesempatan buat bekas pelatih Barcelona B itu meraup tiga angka mengingat catatan pertandingan tuan rumah dengan timnya tak jauh berbeda. Parma menang sekali dan kalah dua kali.

Meski catatan pertan­dingan­nya tak jauh berbeda, namun Enrique patut waspada ter­hadap Il Gialloblu. Pasalnya, Parma adalah tim yang me­ngan­dalkan skema sera­ngan balik, yang merupakan kele­mahan armada Enrique. Itu terlihat dari kekalahan 1–2 atas Cagliari. Gol penentu Cagliari dicetak Moestafa El Kabir lahir lewat skema serangan balik.

Kembalinya Sebastian Gio­vinco dari hukuman kartu juga menjadi momok mena­kutkan lini pertahanan Srigala Ibukota. Bersama striker Napoli, Edin­son Cavani, bekas striker Juventus itu menjadi  top skor sementara Seri A.   [rm]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya