Berita

ilustrasi/ist

HARI TANI

Petani Jawa Tengah Siap Dukung SBY Hingga 2014

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011 | 16:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Perwakilan petani dari Jawa Tengah yang ikut dalam aksi di depan Istana Merdeka, siang ini (Sabtu, 24/6) akan mendukung pemerintahan Presiden SBY hingga 2014 bila dalam tiga tahun terakhir nanti memperjuangkan landreform dan menangani berbagai kasus agraria.

Hal ini disampaikan saat bertemu dua Staf Khusus Presiden, Velix Wanggai dan Daniel Sparinga. Kedua staf khusus itu menemui demonstran di depan Istana Merdeka dan sempat naik ke mobil komando aksi serta menyapa para petani sambil menyampaikan salam dari SBY.

Selain perwakilan petani dari Jawa Tengah, perwakilan Serikat Petani Indonesia (SPI), Serikat Petani Pasundan (SPP), Indonesian Human Rights Comittee for Social Justice (IHCS), perwakilan petani dari Jawa Barat, Banten dan NGO serta elemen gerakan mahasiswa juga hadir dalam pertemuan dengan Velix dan Daniel.

"Kami menekankan perlunya Bapak Presiden agar segera mengesahkan PP Reforma Agraria, dan pembentukan komite adhoc untuk penyelesaian konflik agraria, " ujar jubir demonstran, Gunawan, usai pertemuan.

Kantor Staf Khusus Presiden berjanji akan menjembatani komunikasi antara SBY dengan ormas petani untuk menangani hal tersebut.

"PP Reforma Agraria merupakan alat bagi presiden agar tanah menjadi sumber kemakmuran bagi rakyat," ujar Velix Wanggai.

Menurut Daniel Sparingga, SBY memiliki komitmen kuat untuk meredistribusi sumberdaya produksi serta menekankan arti penting keterlibatan petani dalam menjawab krisis pangan, krisis energi dan krisis air.

Velix dan Daniel berjanji akan melaporkan hasil pembicaraan dengan demonstran dalam sidang kabinet minggu depan. [guh]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya