Berita

Amir Khan

Olahraga

Khan Kubur Mimpi Tampil di Kandang

SABTU, 24 SEPTEMBER 2011 | 01:34 WIB

RMOL. Keinginan petinju Inggris berdarah Pakistan, Amir Khan un­tuk naik ring melawan Floyd May­weather di kandang sendiri harus dikubur dalam-dalam. Soal­nya, pertarungan keduanya hanya bisa digelar di Amerika Serikat.

Menurut Khan, alasan tidak bi­sa digelarnya di Wembley Are­na, Inggris, lantaran uang.  “Per­tan­dingan tidak memungkinkan di­lakukan di Inggris, karena uang yang terlibat tidak pernah bisa berada di sini (Inggris),” kata pe­tinju kelahiran Bolton ini.

Pertarungan di AS, lanjutnya, akan menyedot banyak uang di­banding di Inggris. Padahal, Khan sangat memimpikan untuk bisa bertarung di hadapan pendu­kungnya.

“Jika pertarungan dilakukan di AS, kemungkinan jumlah peng­hasilannya akan 50 kali lebih be­sar dari pertarungan yang digelar di Inggris,” katanya.

Petinju yang tahun ini sudah mengalahkan Marcos Maidana dan Zab Judah itu juga memas­tikan pertarungannya dengan May­weather pasti bakal terlak­sa­na dalam enam hingga sembi­lan bulan kedepan.

“Saya sudah memiliki semua yang saya butuhkan untuk meng­alahkan Floyd. Dia akan dapat ba­nyak pukulan dariku dan akan me­ngalami kekalahan,” sumbarnya.

Sedangkan, di pertarungan ter­akhir, Mayweather sukses mem­pertahankan rekor tak terkalah­kannya setelah mencetak keme­na­ngan KO kontroversial atas Vic­tor Ortiz di Las Vegas akhir pe­kan lalu.

Petinju yang kini berusia 34 tahun itupun kehabisan lawan yang kredibel setelah terus me­no­lak bertarung dengan bintang tinju Filipina, Manny Paquiao.  “Apa yang dilakukan Maywea­ther saat mengalahkan Ortis ha­nya me­manfaatkan kelenga­han lawan. Ini adalah aturan di tinju, An­da tidak boleh lengah saat ber­ada diatas ring, dan itu (le­ngah) yang dila­kukan Ortis,” tam­bahnya.

Saat ini, Khan tengah mende­kati kesepakatan untuk pertaru­ngan mempertahankan sabuk jua­ra kelas welter ringan WBA dan IBF, melawan petinju Ame­rika Lamont Peterson pada De­sem­ber mendatang.

Selain Peterson, petinju Mek­siko, Erik Morales juga menjadi lawan potensial bagi Khan sebe­lum bertemu Mayweather. Apa­lagi Morales baru saja meme­na­ngi laga melawan Pablo Cesar Ca­no, sekaligus merebut gelar juara dunia kelas ringan super WBC, pekan lalu.   [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya