Berita

m. nazaruddin/rm

Chandra Hamzah: Fitnah Kalau KPK Dikatakan Kejar Nazaruddin Sejak 2008

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2011 | 16:50 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Chandra Hamzah, melakukan konfrensi pers di kantor KPK, Jakarta didampingi Jurubicara KPK, Johan Budi.

Di awal penjelasannya, Chandra menjelaskan kepada wartawan bahwa kasus korupsi yang terindikasi ada keterlibatan mantan Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin atau keterlibatan keluarga Nazaruddin ataupun keterlibatan perusahaan yang menyangkut Nazaruddin, pertama kali dilakukan 14 Desember 2010, sehubungan kasus pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Pada 24 Maret 2011, KPK pun menetapkan seorang pejabat pembuat komitmen proyek PLTS, Timas Ginting, sebagai tersangka dalam kasus itu


"Dan pada 10 Agustus, Nenang SW (istri Nazaruddin) sebagai tersangka," kata Chandra.

Kemudian dia jelaskan, penyelidikan kasus Wisma Atlet, Jakabaring, Palembang, dimulai pada Maret 2011. Dan pada 21 April 2011, dilakukan operasi tangkap tangan dan dilakukan pengeledahan di kantor-kantor yang terkait kasus itu.

"Kami temukan berbagai dokumen petunjuk yang mengindikasikan ada keterlibatan Nazaruddin," jelasnya.  

Dia menegaskan, tidak benar kalau KPK sudah pantau Nazaruddin sejak 2008.

"Kalau ada yang katakan KPK sudah pantau Nazaruddin sejak 2008, itu fitnah," tegasnya.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya