Berita

Jorge Lorenzo

Olahraga

Awas Dua Yamaha Mau Kongkalikong

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2011 | 04:18 WIB

RMOL. Berbagai cara bakal dilaku­kan tim Yamaha untuk mem­per­tahankan gelar juara dunia yang disandang Jorge Lorenzo. Pab­rikan berlambang garpu tala itu sudah mengisyarat­kan untuk me­lakukan team order atau kong­kalikong.

Yamaha meminta pebalapnya Ben Spies untuk membantu Lo­ren­zo dalam mempertahankan ge­lar. Soalnya, pulang satu-sa­tu­nya menghambat pebalap Rep­sol Honda Casey Stoner adalah Lorenzo. Saat ini, Lorenzo me­nem­pati posisi kedua dengan ni­lai 240 atau terpaut 44 poin dari pimpinan klasemen Stoner. Se­dangkan, Spies menempati po­sisi kelima dengan nilai 135.

Sinyal melakukan praktek kong­kalikong sudah didengung­kan bos Yamaha, Lin Jarvis. Me­­nurutnya, team order adalah j­a­lan terbaik untuk memuluskan Lorenzo.

“Masih ada empat balapan (100 poin) tersisa, yaitu; Jepang, Australia, Malaysia dan seri pe­nutup di Valencia. Kami harus me­­lihat bagaimana jalannya se­tiap seri, dan saya berharap di dua seri tersisa, secara mate­matis kami masih bisa ber­tarung mem­perebutkan ge­lar juara,” tutur Jar­vis di­kutip MCN.

Lanjutnya, yang terpen­ting dalam setiap balapan ada­lah me­menangi bala­pan disetiap seri ter­sisa. “Jika, secara ma­­­tematis salah se­orang pebalap (kami) su­dah tidak punya peluang, maka dia ha­rus membantu re­kan setim­nya yang ma­sih berpeluang,” tan­dasnya.

“Saya pikir, cukup beralasan jika mereka saling bantu. Ben dan Jorge, keduanya adalah pe­balap tim. Jadi, saya pikir hubu­ngan keduanya sejauh ini sangat baik, tidak seperti (pebalap) ter­dahulu (Rossi),” tambahnya.

Pernyataan Jarvis ini tentunya sejalan dengan keinginan Loren­zo yang menginginkan timnya melakukan kongkalikong’ untuk mempertahankan gelarnya. Cara ter­sebut hanya digunakan jika sa­t­u pembalap yang berpeluang be­sar merebut gelar juara.

“Jika rekan tim bisa memban­tu, dan mereka tidak bersaing mem­­perebutkan gelar, apa­kah kami tim, ti­dak? Kami di­gaji oleh spon­sor ka­mi, jadi rekan tim harus mem­bantu jika itu me­­mung­ki­nan,” ujar Lo­r­en­zo.

“MotoGP tidak seperti sepak­bola, tapi kami ma­sih sebagai tim dan kesuksesan untuk brand sangat penting,” kata pe­balap asal Spanyol ini.   [rm]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya