Berita

Pembalap McLaren Lewis Ha­mil­ton

Olahraga

Hamilton Siap Ambil Risiko

Jelang GP Singapura
RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 06:03 WIB

RMOL. Pembalap McLaren Lewis Ha­mil­ton mengaku, tidak akan me­ngubah gaya balapannya di GP Singapura akhir pekan ini. Pebalap asal Inggris ini siap mengambil risi­ko untuk memenangi balapan di Sirkuit Marina Bay itu.

Akibat gaya membalap yang agresif, Hamilton kerap menda­pat kritikan pedas. Tapi, di bala­pan nanti, dia akan tetap mene­rap­kannya meski risikonya cu­kup besar. Soalnya, balapan akan dilakukan malam hari di sir­kuit jalan raya.

“Buat saya, bagaimana hasil ba­lapan di Formula Satu tidak akan terlalu baik. Yang membe­dakan bisa memanfaatkan pe­luang untuk mengambil risiko,” ujar juara dunia 2008 itu.

Hamilton menjelaskan, saat ini tak banyak pebalap yang be­ra­ni mengambil risiko saat bala­pan. Apalagi jika sang pebalap sudah berkeluarga.

“David Coulthard (bekas pe­balap F1) mengatakan kepada sa­ya, Saya tidak mau ambil risi­ko saat membalap karena saya ingin berada di samping anak saya pada hari selanjutnya,” tam­bah Hamilton.

Manuver agresif yang dilaku­kan pebalap McLaren itu, me­mang kerap menjadi sumber kon­troversi pada musim ini. Bah­kan tak jarang, Hamilton me­ngalami kecelakaan dan tab­rakan, sehing­ga membuatnya ha­rus berurusan dengan stewards.

“Saya masih sangat muda dan saya tidak dalam posisi memiliki keluarga. Perjalanan untuk me­ngarah ke sana masih terlalu ja­uh. Saya tidak tahu kenapa saya suka dengan gaya itu, tapi saya memang suka mengambil risiko. Bukan untuk membahayakan di­ri, tapi saya siap mengambil se­dikit risiko,” tandas pebalap ber­usia 26 tahun itu.

Sementara itu, pebalap Red Bull Mark Webber mengakui, jika balapan di Singapura Ming­gu (24/9) mendatang bakal men­jadi balapan yang berat. “Saya finis ketiga di sirkuit Marina Bay tahun lalu, tapi trek-nya sungguh tak ramah. Saya menikmati b­a­la­pan di sini, jadi saya berahap bisa melaluinya dengan sukses se­perti yang saya lakukan di Valen­cia di awal musim,” ujar Webber.

Webber juga memprediksi akan terjadi pertarungan sengit antara dirinya dengan tiga pe­balap lainnya yaitu Fernando Alon­so (Ferrari), Jenson Button (McLaren) dan Lewis Hamilton (McLaren).

“Di klasemen, empat dari ka­mi aku, Fernando, Jenson dan Le­wis cuma selisih 14 poin saja dan pastinya tidak akan ada yang mau kalah,” tuntas Webber.

Di balapan akhir pekan nanti, Webber juga bertekad menebus kegagalannya di GP Italia bebe­rapa waktu lalu. Ketika itu, Web­ber terpaksa gagal finis menyu­sul insiden tabrakan yang meli­batkan dirinya dengan pebalap Fer­rari, Felipe Massa.   [rm]


Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya