Berita

sby/ist

DPR, Segeralah Lunasi Dua Utang Konstitusional untuk Centurygate

SABTU, 17 SEPTEMBER 2011 | 23:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. DPR didesak segera melunasi hutang konstitusionalnya terkait kasus bailout Bank Century senilai Rp 6,7 tiliun. Hutang konstitusional yang dimaksud adalah memeriksa dan meminta pertanggungjawaban Presiden SBY terkait kasus tersebut.

"DPR harus segera membayar hutang konstitusional yang gagal dibayar ketika dijalankannya Hak Angket Century. Jelas, dalam kasus itu dinyatakan telah terjadi penyalahgunaan kekuasaan," kata Koordinator petisi 28, Haris Rusli Moti kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 17/9).

'Ketidakberdayaan' Pansus Angket Century-lah, kata Rusli, yang membuat hutang itu. Berdasarkan keputusan diketok DPR, maka sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintah, Presiden Yudhoyono harus bertanggungjawab terhadap kebijakan yang sangat strategis yang dibuat masa pemerintahannya. Inisiatif dan kerja Pansus Century yang hanya mampu menghadirkan pejabat setingkat Menteri untuk dimintai keterangan, sambungnya, adalah hutang konstitusional yang harus dibayar lunas dan tunai melalu Hak Menyatakan Pendapat (HMP).


"HMP harus menyeret SBY untuk diperiksa dan dimantai pertanggungjawaban politik atas perampokan Rp 6,7 triliun uang rakyat," tegas Rusli.

Selain meminta pertanggungjawaban Presiden Yudhoyono, kata Rusli lagi, masih ada hutang konstitusional DPR lainya. Yakni menjadikan kejahatan perampokan Bank Century sebagai landasan untuk memakzulkan Presiden SBY dan Wapres Boediono.

"Bila parlemen tak sanggup bayar hutang konstitusional tersebut, maka tepat seruan beberapa kalangan agar parlemen dibubarkan saja," tandasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya