Berita

sby/ist

SBY-Boediono Sadarlah! Jangan Seenaknya Mengurus Negara

SELASA, 13 SEPTEMBER 2011 | 22:00 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pesantren Al Karimiyah, Sawangan, Depok, menggelar istighasah. Acara yang digelar usai shalat Maghrib tadi, merupakan rangkaian awal dari aksi puasa dan diam tokoh lintas agama di depan Istana Negara yang akan digelar besok (Rabu, 14/9).

Pimpinan pondok pesantren Al Karimiyah, Sawangan, KH. Ahmad Damanhuri mengatakan istighasah dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi bangsa yang saat ini carut-marut. Untuk mendoakan agar perubahan di Indonesia segera terjadi.

"Negara kita yang carut-marut ini harus ada perubahan. Perubahan segera datang," katanya kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 13/9).


Istighasah sendiri diikuti sebanyak 800 santri dan para guru di pondokan. Dilaksanakan sehabis shalat magrib hingga pukul 20.00 WIB, istighasah berjalan dengan khusyuk. Seluruhnya berharap perubahan segera terjadi.

Dikatakan Ahmad Damanhuri, saat ini carut-marut kehidupan bangsa yang ada sudah sangat parah. "Yang korupsi bukan tikus-tikus lagi, tapi sudah buaya," katanya.

"Korupsi, kolusi dan nepotisme sudah gila-gilaan, tapi kenapa Presiden diam-diam saja. Ada apa, kenapa maling-maling itu dibiarkan," sambungnya.

Ahmad Damanhuri mengingatkan Presiden SBY dan Wapres Boediono untuk sadar jika kondisi bangsa saat ini sudah sangat parah, dan karenanya perubahan harus segera dilakukan.

"Sadarilah, jangan seenaknya mengurus negara, seolah-olah seperti punya sendiri," tutupnya.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

UAS Dihadang di Kutai Barat, DPR Minta Aparat Lindungi Tokoh Agama

Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09

Jadwal Babak Perempat Final hingga Final Piala Dunia 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:51

RI Bisa Belajar dari Vietnam untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:41

Prabowo Berpeluang Akhiri Konflik Rempang dengan Standar Tata Kelola Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:34

Video Parodi Kopdes Jauh dari Pemukiman Viral, Menkop Janji Evaluasi

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:32

Roy Suryo Pede Menangkan Praperadilan soal Pasal ITE

Selasa, 07 Juli 2026 | 19:10

ASN Pemkot Bandung Terlibat Judol Bisa Dipecat

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:50

Ledakan Guncang Damaskus di Tengah Kunjungan Bersejarah Presiden Macron

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:28

Puan Siap Tindak Lanjuti Diplomasi "Sungai Gangga dan Sungai Mahakam"

Selasa, 07 Juli 2026 | 18:05

Prediksi Argentina Kontra Mesir Malam Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:51

Selengkapnya