Berita

aleksander pushkin

JALAN-JALAN

Bertemu Cinta Pushkin yang Mematikan

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2011 | 10:29 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

...I loved you, and I probably still do,
And for a while the feeling may remain...
But let my love no longer trouble you,
I do not wish to cause you any pain.
I loved you; and the hopelessness I knew,
The jealousy, the shyness - though in vain -

The jealousy, the shyness - though in vain -
Made up a love so tender and so true
As may God grant you to be loved again.

I Loved You

Alexander Sergeyevich Pushkin

SALAH satu tempat bersejarah di Jalan Arbat adalah kediaman sastrawan besar Rusia, Aleksander Pushkin yang hidup antara 1799 hingga 1837. Pushkin dan istrinya, Natalia Goncharova, tinggal di sebuah mansion berwarna biru yang masih berdiri hingga kini. Di seberang mansion biru itu pun masih berdiri patung Pushkin dan Natalia usai pernikahan mereka di Gereja Great Ascension yang tak jauh dari tempat itu.

Pushkin dipandang sebagai sastrawan besar Rusia bukan hanya karena sejumlah karya yang dia hasilkan seperti puisi The Bronze Horseman, The Stone Guest, Mozart and Salieri, atau karya favoritnya Eugene Onegin.

Lebih dari itu, dia diakui sebagai peletak dasar bahasa Rusia modern. Bahasa yang digunakan dalam berbagai karya Pushkin menjadi benchmark yang diikuti sastrawan-sastrawan Rusia yang hidup setelahnya, seperti Ivan Turgenev, Ivan Goncharov dan Leo Tolstoy. Muridnya, Nikolai Gogol begitu mengagungkan Pushkin.

Begitu juga dengan kritikus sastra Vissarion Belinsky yang membuat karya Pushkin semakin diterima masyarakat Rusia.

Pushkin digambarkan sebagai lelaki yang begitu mencintai istrinya yang jelita. Sebegitu cantiknya Natalia, sampai-sampai gossip yang berkembang menyebutkan bahwa Tsar Nikolas juga jatuh cinta dan sering menggoda Natalia.

Pushkin kecewa mengetahui istrinya main mata dengan seorang pemuda Prancis kenalan mereka, George D’Athens, anak angkat dutabesar Belanda. Disebutkan bahwa kecurigaan-kecurigaan Pushkin itu tak pernah terbukti. Namun cemburu yang telah menguasai hati tak mampu menahan amarah di dalam dadanya. Demi mempertahankan harga diri, Pushkin menantang George duel.

Pushkin tewas dalam duel pada suatu tengah hari di bulan Januari 1837 di St. Petersburg.

Kematiannya mengagetkan masyarakat Rusia juga pemerintah. Untuk meredam kemarahan dan kecewa rakyat, prosesi pemakaman Pushkin dilakukan di sebuah gereja kecil. Baru tiga dekade setelah itu pemerintah mengakui Pushkin sebagai sastrawan besar. Patungnya didirikan di Moskow pada 1880.

Di depan rumah Pushkin di Jalan Arbat yang kini menjadi museum itulah saya bertemu seorang pelukis jalanan, Gennady dari Georgia. (Bersambung)

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya