Berita

kadhafi/ist

Dunia

Loyalis Kadhafi Dideadline Lima Hari!

RABU, 31 AGUSTUS 2011 | 22:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Mustafa Abdel Jalil semakin tidak sabar. Ia berjanji akan mengerahkan kekuatan besar untuk menyerang Sirte, kota kelahiran Muammar Kadhafi, yang dijaga ketat oleh pasukan pendukung loyal Kadhafi.

Abdel Jalil adalah ketua Dewan Transisi Nasional yang telah diakui sejumlah negara Barat sebagai pemerintahan sah Libya. Ia memberikan kesempatan lima hari kepada kelompok loyalis Kadhafi untuk menyerahkan diri. Bila sampai hari Sabtu akhir pekan ini mereka tidak menyerah, maka Mustafa akan menghancurkan mereka dalam sebuah serangan pamungkas untuk menguasai Libya.

“Jendela kesempatan ini akan berakhir bersamaan dengan berakhirnya perayaan resmi Idul Fitri,” ujarnya.

“Kami akan mengambil tindakan militer untuk mengakhiri semua ini. Kami tak ingin melakukan itu, tetapi kami juga tak bisa menunggu lebih lama lagi,” sambung Abdel Jalil.

Sementara di Tripoli, pemimpin kelompok pemberontak lainnya, Deputi Perdana Menteri Ali Tarhouni, mengatakan bahwa mereka sedang memburu Kadhafi dan telah memperoleh informasi kuat mengenai keberadaannya.

Ia mengatakan, tidak akan ada negosiasi dengan Kadhafi. Namun demikian masih ada kesempatan dan harapan untuk membuat perjanjian damai dengan pemimpin suku-suku di Sirte untuk menghindari pertumpahan darah.

Sirte terletak 278 mil sebelah timur Tripoli yang menghubungkan wilayah timur dan barat Libya. Jurnalis tidak dapat mengetahui pasti apa yang terjadi di kota itu. Juga disebutkan, terlalu bersiko mengunjungi Sirte dan bertemu dengan penduduk setempat. 

Namun, seperti disebutkan Washington Post, tampaknya kelompok pendukung Kadhafi berhasil mengkonsolidasi kekuatan di kota itu setelah dipukul mundur kaum pemberontak. Bahkan bukan tidak mungkin Kadhafi sendiri bersembunyi di kota itu. 

Sebelumnya, istri Kadhafi dikabarkan telah pergi ke Aljazair bersama salah seorang putri mereka yang tengah mengandung hari Senin lalu (29/8). Dikabarkan pula bahwa sehari kemudian, putri Kadhafi itu telah melahirkan.

Sementara pasukan NATO yang merupakan tulang punggung kaum pemberontak dalam beberapa hari terakhir memborbardir kawasan di sekitar Sirte. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya