Berita

Walid Moualem/ist

Dunia

Obama Bekukan Aset Tiga Pejabat Tinggi Suriah

RABU, 31 AGUSTUS 2011 | 21:56 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pemerintahan Barack Obama telah membekukan aset tiga pejabat tinggi Suriah yang ada di Amerika Serikat.

Pembekuan itu dilakukan hari Senin (30/8) sebagai respon atas eskalasi konflik antara kaum pemberontak yang didukung blok Barat dengan pemerintahan Bashar Assad.

Ketiga pejabat tinggi yang asetnya diberukan itu adalah Menteri Luar Negeri Walid Moualem, penasihat politik Presiden Assad, Bouthaina Shaaban, dan Dutabesar Suriah untuk Lebanon  Ali Abdul Karim Ali.

Pembekuan ini juga dilakukan setelah Uni Eropa dan beberapa negara tetangga Suriah menekan Assad yang menanggapi demonstasi dengan kekuatan militer dan menahan banyak demonstran.

Pada 18 Agustus lalu, Obama bahkan telah meminta agar Assad mengundurkan diri.

Pengumuman pembekuan aset itu disampaikan David Cohen, pejabat Kementerian Keuangan AS yang bertanggung jawab pada masalah terorisme dan intelijen keuangan.


Dia mengatakan bahwa tujuan dari pembekuan ini juga untuk mencegah warganegara dan perusahaan Amerika Serikat melakukan transaksi dengan pemerintahan Assad.

Sejauh ini belum terlihat tanda-tanda pemerintahan Assad maupun demonstran menurunkan tingkat serangan. Hari  Selasa dilaporkan empat demonstran tertembak mati dalam sebuah bentrokan. Begitu dilaporkan media Israel, Haaretz. [guh]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya