Berita

ilustrasi/rmol

KATASTROPIK PURBA

Kantor Andi Arief Kirim Tim Khusus Selidiki Gempa Cisarua

SELASA, 30 AGUSTUS 2011 | 05:24 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Gempa berkekuatan relatif rendah, sebesar 3,3 SR, Minggu sore lalu (28/8) di Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Bandung, tidak bisa dipandang sebelah mata. 

Pagi hari ini (Selasa, 30/8) sekitar pukul 08.00 WIB, Kantor Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial yang dipimpin Andi Arief akan mengiriman tim khusus ke lokasi untuk meriset guna kepentingan antisipasi dan mitigasi bencana gempa bumi.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa di Minggu sore itu terjadi pada pukul 16:05:59 WIB pada titik kordinat 6.92 LS dan 107.52 BT atau sekitar delapan kolometer di barat kota Bandung, pada kedalaman 10 kilometer. Getaran gempa dirasakan di Bandung pada skala II-III MMI.

Rencana keberangkatan ke lokasi disampaikan Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial Dan Bencana, Erick Ridzky, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Selasa, 30/8).

Menurut informasi yang diperoleh dari BMKG, setidaknya 100 rumah rusak akibat gempa itu. Rumah-rumah yang rusak berada di Kampung Muril Rahayu, Desa Jambudipa, Cisarua, Bandung Barat.

“Kami akan berangkat pukul 08.00 WIB pagi ini, dan ditargetkan menuju koordinat 107.554BT, 6.813 LS. Kampung  Muril Rahayu, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua," ujar Erick.

Sebelum gempa Cisarua, pada Juni lalu juga terjadi gempa di tempat yang tak jauh, yakni Cikalong Wetan, di barat Bandung.

“Kami meminta pemerintah daerah dan masyarakat mengikui informasi dan tetap waspada. Bisa jadi pelepasan energi yang terkumpul di patahan Lembang terjadi perlahan. Tapi bisa jadi juga ini adalah awal indikasi gerakan yang lebih besar," jelas Erick.

“Kami menunggu pakar gempa mengolah data untuk memastikan apa yang terjadi dan bagaimana mitigasinya. Karena itu, selain harus tetap khusyuk menjalankan ibadah dan menyambut Idul Fitri, siaga dan waspada tentu tidak ada salahnya kita lakukan,” demikian Erick Ridzky. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya