Berita

Saan Mustopa

Wawancara

WAWANCARA

Saan Mustopa: Penganugerahan itu Tak ada Misi Politik

MINGGU, 14 AGUSTUS 2011 | 02:25 WIB

RMOL.Partai Demokrat membantah adanya kepentingan politik di balik penganugerahan tanda kehormatan Bintang Republik Indonesia Adipradana kepada Ani Yudhoyono.

“Ibu Ani diberi penghargaan murni karena kinerja beliau. Tidak ada misi politis di balik itu,” tegas Wakil Sekjen Partai Demo­krat, Saan Mustofa, kepada Rakyat Merdeka, Jumat (12/8).

Seperti diketahui, Jumat lalu Presiden SBY memberikan peng­hargaan kepada 30 tokoh yang ber­jasa kepada Republik Indo­nesia.

Di antara mereka terdapat Ani Yudhoyono, Taufik Kiemas dan Sinta Abdurrahman Wahid yang mendapatkan bintang Republik Indonesia Adipradana. Sebuah penganugrahan yang diberikan untuk menghargai mereka yang secara luar biasa menjaga keu­tuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saan Mustapa selanjutnya mengatakan, selama ini Ani Yu­dhoyono telah memberikan kon­tribusi yang nyata bagi kehidupan berbangsa di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan menggagas perpustakaan keliling yang me­miliki manfaat bagi perkem­bangan ilmu pengetahuan bagi anak-anak negeri.

“Saya rasa sangat jelas kinerja dan kiprah beliau dalam berkon­tribusi terhadap perkembangan kehidupan berkebangsaan kita. Bukan hanya mendampingi Pak Presiden saja,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Ada yang menilai penghar­gaan itu kurang layak, apa re­ak­­si Anda?

Ibu Ani sangat layak menda­pat­kan penganugrahan itu. Selain beliau selalu mendampingi Pak SBY, beliau juga sangat berperan dalam dunia sosial kemasyara­katan. Hal itu menandakan, be­liau tidak hanya berperan dalam soal kenegaraan saja, ketika men­dampingi Pak SBY, tetapi sebagai pribadi beliau sangat aktif dalam dunia sosial.

Apa saja peran itu?

Beliau perannya sangat banyak ya. Salah satunya sebagai ini­siator dan juga memperjuangkan adanya perpustakaan keliling. Itu kan sangat berguna bagi perkem­bangan dunia ilmu pengetahuan terutama bagi kalangan generasi penerus bangsa.

Intinya banyak peran beliau yang membuat Ibu Ani pantas mendapatkan penganugrahan itu.

Apa ini tidak ada kaitannya dengan Pilpres 2014?

Penganugrahan ini tidak ber­kaitan dengan soal pencapre­san, terlebih Pak SBY sudah me­ne­gas­kan bahwa beliau, istri dan anaknya tidak akan men­calon­kan diri menjadi capres 2014.

Partai Demokrat pun tidak akan membicarakan masalah poli­tik sampai 2013, saat ini ma­sih men­jadi tahun kerja bagi kami. Kita akan menyelesaikan amanat rak­yat dengan sebaik-baiknya.

Ada yang menilai ini kental unsur kolusinya, tanggapan Anda?

Menurut saya tidak ada unsur kolusi, ini hanya soal obyektifitas saja. Ini kan soal pengakuan.  Saya yakin masyarakat kita sangat merasakan dan mengakui kiprah Ibu Ani dalam konteks aktivitas sosial. [rm]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya