Berita

andi/ist

Menteri Andi Mallarangeng Penyebab Pecahnya KNPI

SELASA, 26 JULI 2011 | 23:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Organisasi kepemudaan (OKP) yang bernaung di wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menilai Kementerian Pemuda dan Olahraga, dalam hal ini Andi Mallarangeng, biang terjadinya perpecahan di tubuh KNPI.

Seperti yang diutarakan oleh Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan ABRI (GM-FKPPI), Devi Andita bahwa terkesan kuat Menpora membiarkan konflik perpecahan tersebut.

"Indikasinya jelas, untuk sekedar mengeluarkan surat pemberitahuan tentang putusan pengadilan yang sedang dalam proses banding kepada pemda DKI Jakarta sebagai pemegang asset pemerintah daerah yang belum inkrah, sehingga belum dapat dikuasai atau dipergunakan oleh kedua belah pihak saja, Andi tidak tegas”, tukas Devi.


Andi, lanjut Devi, lewat Deputi I Bidang Kepemudaan Kemenegpora Alfitra Salam sengaja mengulur-ulur penandatangan surat tersebut agar konflik perpecahan KNPI tetap berlangsung.

"Alfitra Salam sebagai Deputi I Bidang Kepemudaan pun tidak cakap dan responsif dalam menjalankan tanggungjawabnya”, tegasnya.

Devi juga menilai Andi sebagai Menpora tidak memahami anatomi kepemudaan dan tak cakap dalam mengurai masalah-masalah yang ada dalam KNPI.

"Semestinya Menpora bersikap netral dan tegas dalam mengurai masalah konflik kepemudaan di KNPI. Tapi ia malah menunjukkan sikap yang sangat tidak patut sebagai pemimpin”, kata Devi.

Bahkan Devi mengindikasi keterlibatan Andi Mallarangeng dalam dugaan kasus suap yang melibatkan Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat.Pasalnya, kata Devi, Andi sebagai pemimpin tidak mungkin tidak mengetahui praktik suap yang mengucurkan banyak uang dalam pembangunan wisma atletdan sebagai pemimpin lembaga negara seharusnya dia (Menpora) bertanggungjawab terhadap hal tersebut.

"Kasus suap Sesmenpora salah satu bukti Andi adalah seorang menteri yang gagal dalam menciptakan
Clean Government. Sehingga memang tak bisa diharapkan ia bisa menyelesaikan konflik di tubuh KNPI. Bahkan, kami menduga kuat ia terlibat dalam kasus tersebut," tandasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya