Berita

Edhie Baskoro Yudhoyono

Wawancara

WAWANCARA

Edhie Baskoro Yudhoyono: Nyanyian Nazaruddin Tidak Memengaruhi Rakornas

SABTU, 23 JULI 2011 | 08:15 WIB

RMOL. Rakornas Partai Demokrat (PD) yang digelar hari ini hingga besok dijadikan momentum melakukan konsolidasi, perbaikan internal, dan meningkatkan kinerja partai.

“Tajuk besar Rakornas adalah konsolidasi, perbaikan, dan pe­ningkatan kinerja bagi kader-kader Partai Demokrat,” ujar Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Pria yang akrab disapa Ibas ini mengungkapkan, SBY sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat menginginkan agar Rakornas dijadikan momentum kon­solidasi menyatukan komit­men atau soliditas kader. Ini demi bersama-sama menjaga keutuhan partai.


“Pak SBY meminta seluruh ka­der Partai Demokrat melakukan refleksi dan perbaikan internal untuk mengembalikan jati diri partai, yaitu politik bersih, cerdas, dan santun,” papar anggota Komisi I DPR itu.

“Beliau juga meminta kami berikhtiar bersama agar segala macam ujian dan cobaan yang beberapa waktu belakang ini menerpa partai dapat terlewati dengan baik dan benar,” tam­bahnya.

Berikut kutipan selengkapnya;

Apa itu saja harapan SBY?
Yang terpenting diungkapkan Pak SBY adalah Rakornas kali ini harus dijadikan sebagai sarana peningkatan kinerja bagi seluruh elemen kader partai, baik yang ada di internal partai juga kader partai yang ada di ekse­kutif dan legislatif. Hal ini di­lakukan sebagai upaya partai untuk terus memperhatikan ke­majuan dan kesejahteraan ma­syarakat.

Makanya perlu meningkatkan kinerja kader-kader partai agar lebih fokus dan terarah dalam menjalankan agenda partai.

Bagaimana kesiapan DPP menggelar Rakornas?
Insya Allah Rakornas siap di­laksanakan dan persiapannya men­­dekati 100 persen. DPP Partai Demokrat bersama seluruh panitia terus menfinalisasi terse­lenggaranya Rakornas dengan se­luruh agendanya. Partai Demo­krat akan memastikan seluruh kadernya tetap terarah sesuai dengan visi misi yang ditetapkan partai. Arahan Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum akan menjadi penuntun kinerja kader partai ke depan.  

Apa yang menjadi fokus per­hatian saat Rakornas?
Penegakan hukum dan pem­berantasan korupsi akan menjadi fokus perhatian kami pada Rakor­nas ini. Saya tekankan, seluruh kader Partai Demokrat akan membangun komitmen bersama untuk mendukung sepenuhnya  supremasi hu­kum sesuai yang dicanangkan pe­merintah.

Isu nasional juga tak lu­put dari pembahasan kami, termasuk langkah-langkah strategis untuk konsolidasi partai dan evaluasi kinerja se­luruh ka­der partai baik pusat mau­pun daerah.

Apakah pe­ngu­rus daerah an­tu­sias dalam Ra­kornas ini? 
Tentu semua menyambut baik diadakan Rakornas, karena ini akan dijadikan momentum untuk konsolidasi sekaligus per­baikan secara internal dan peningkatan ki­nerja. Bagi kami, selain mo­men­tum untuk kon­solidasi dan evaluasi, forum se­perti ini juga menjadi ajang sila­tu­rahmi dan saling berbagi infor­masi serta ilmu dalam kerangka mem­bangun bangsa.

Pernyataan Nazaruddin mem­­buat Rakornas menjadi panas?
Kami DPP dan seluruh kader PD sangat menyayangkan nya­nyian atau halusinasi saudara Nazaruddin.

Kami yakin nyanyian Naza­ruddin tidak memengaruhi Ra­kornas. Hal tersebut mesti disi­kapi secara bersama agar semua terlihat utuh dan obyektif.

Saya berharap saudara Naza­ruddin sebagai warga negara yang taat hukum berinisiatif dan secara ksatria kembali ke Indo­nesia. Jangan sampai dijemput aparat penegak hukum atau Inter­­pol. Mari kita sama-sama bukti­kan secara hukum agar ma­syara­kat mendapatkan pen­jelasan yang clear dan obyektif. Siapa yang terbukti bersalah harus memper­tanggung­jawab­kan di depan hukum demi keadilan.

Apakah Partai Demokrat da­lam situasi kritis saat ini?
Saya rasa tidak sampai sejauh itu. Kita akui memang benar ada isu yang berkembang di masya­rakat. Makanya kita sepakat untuk bersatu dan berkomitmen melanjutkan program partai yang bersentuhan dengan ma­syarakat.

Kami yakin Partai Demokrat akan lulus dari ujian ini. Kemu­dian akan tampil sebagai partai yang modern serta terdepan da­lam membela kepentingan ma­syarakat.

Kami juga menginginkan agar demokrasi yang berkembang di Indonesia adalah demokrasi yang sehat. Jauh dari fitnah, apalagi adu domba.

Apa Partai Demokrat bisa bang­kit pasca Rakornas?
Kita optimistis. Insya Allah Demokrat dapat melalui ini se­mua. Jangan karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Partai Demokrat berbenah hari ini untuk kesuksesan hari esok. Mohon doa restunya.

Apa DPD dan DPC ada yang menyampaikan keluhan ke­pada DPP?
Beberapa waktu lalu, Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum serta pengurus lainnya mengadakan dialog bersama dengan kader yang ada di daerah. Alhamdulillah, isu-isu yang selama ini terus digulirkan tidak mempengaruhi kepercayaan ka­der terhadap institusi partai se­cara keseluruhan.

Mereka meyakini persoalan per­sonil tidak bisa selalu dikait­kan dengan organisasi partai. Ke­prihatinan memang ada, namun sebagai kader di daerah.

Mereka berharap agar partai melakukan evaluasi sekaligus membersihkan personil-per­sonil yang sudah tidak sejalan dengan doktrin partai. Artinya, ketidak­percayaan itu hanya di­rasakan oleh orang-orang ter­tentu saja di tingkat elite. Tetapi mereka tetap concern menjalan­kan program-program pro rakyat agar dapat terus berjalan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.     [rm]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya