Berita

Saan Mustopa: Demokrat Yakin Aparat Bisa Bekuk Nazaruddin

JUMAT, 22 JULI 2011 | 21:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Demokrat membantah penilaian jika sikap partai bintang mercy itu gamang terhadap M Nazaruddin sehingga membuatnya bisa secara leluasa melakukan penyerangan terhadap Anas Urbaningrum dan membuka kebobrokan-kebobrokan partai.

"Tidak ada kegamangan. Kita (demokrat), Ketua Umum, berkeinginan Nazaruddin hadir, datang ke tanah air dan menjalani pemeriksaan KPK," ujar Wakil Sekjen DPP Demokrat, Saan Mustopa saat dikonfirmasi TV One, sesaat lalu (Jumat, 22/7).

Sikap Demokrat, tambah Saan, sudah jelas. Partainya berharap betul KPK dan Kepolisian dengan segala perangkat yang dimilikinya bisa menemukan tempat persembunyian Nazaruddin dan membawannya ke tanah air untuk kemudian mempertanggungjawabkan segala tindakannya secara hukum.


"Dan kami optimis aparat bisa mendatangkan Nazaruddin ke Indonesia, menjalani pemeriksaan KPK," kata Saan. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya