kacung m/ilustrasi
kacung m/ilustrasi
RMOL. M Nazaruddin telah menjadi semacam penyakit kronis bagi Demokrat. Berbagai manuver dan tuduhan yang dilakukannya, baik terhadap Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum maupun partai secara umum, telah menggerayangi ke-eksis-an partai besutan SBY yang punya prestasi gemilang di dua pemilu terakhir.
"Tubuh yang kronis harus diamputasi. Harus direlakan ada bagian tubuh yang dibuang. Selama tidak dilakukan amputasi, jangan harap Demokrat akan terbebas dari penyakit," ujar pengamat politik dari Univeristas Airlangga, Kacung Marijan, dalam diskusi di TV One, sesaat lalu (Jumat malam, 22/7).
Menurut doktor alumnus Australia National University (ANU) itu, Demokrat terlambat mengamputasi 'penyakit Nazaruddin'. Sikap dan langkah politik Demokrat dalam mengamputasi 'penyakit Nazaruddin' yang tidak jelas akan mengganggu masa depan partai.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14
Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10
Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38
Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21