b. muhtadi/ist
b. muhtadi/ist
RMOL. M Nazaruddin tak mungkin bermain sendiri dalam melakukan 'serangan' kepada Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum. Ada invisible hand di balik semua 'serangan' tersebut. Kemungkinannya, berasal dari kubu yang anti dengan Anas.
"Pasti ada invisible hand-nya. Saat ini Nazaruddin membangun deal dengan kubu lain," ujar pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi saat berbincang dengan TV One, sesaat lalu (Rabu, 20/7).
Terlepas dari hal itu, kata Burhanuddin, setiap pembicaraan Nazaruddin harus dikasih tanda "koma" karenanya tidak bisa menganggap tuduhan terhadap Anas sebagai kebenaran. Dalam kondisi dikuasai pihak lain, tudingan Nazaruddin sangat mentah jadinya. Selain itu, katanya lagi, pembicaraan Nazaruddin juga harus dikasih "dalam kurung", sebab ada banyak inkonsistensi dari apa yang disampaikannya.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
UPDATE
Kamis, 09 April 2026 | 06:16
Kamis, 09 April 2026 | 06:04
Kamis, 09 April 2026 | 05:36
Kamis, 09 April 2026 | 05:26
Kamis, 09 April 2026 | 05:10
Kamis, 09 April 2026 | 04:20
Kamis, 09 April 2026 | 04:16
Kamis, 09 April 2026 | 04:01
Kamis, 09 April 2026 | 03:30
Kamis, 09 April 2026 | 03:28