Berita

b. muhtadi/ist

Pengamat Politik: Nazaruddin Deal Dengan Kubu Anti Anas

RABU, 20 JULI 2011 | 17:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. M Nazaruddin tak mungkin bermain sendiri dalam melakukan 'serangan' kepada Ketua Umum Demokrat, Anas Urbaningrum. Ada invisible hand di balik semua 'serangan' tersebut. Kemungkinannya, berasal dari kubu yang anti dengan Anas.

"Pasti ada invisible hand-nya. Saat ini Nazaruddin membangun deal dengan kubu lain," ujar pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanudin Muhtadi saat berbincang dengan TV One, sesaat lalu (Rabu, 20/7).

Terlepas dari hal itu, kata Burhanuddin, setiap pembicaraan Nazaruddin harus dikasih tanda "koma" karenanya tidak bisa menganggap tuduhan terhadap Anas sebagai kebenaran. Dalam kondisi dikuasai pihak lain, tudingan Nazaruddin sangat mentah jadinya. Selain itu, katanya lagi, pembicaraan Nazaruddin juga harus dikasih "dalam kurung", sebab ada banyak inkonsistensi dari apa yang disampaikannya.


"Misalnya, dia katakan memberikan dana ke Andi dan Ibas, tapi tadi malam direvisi hanya kepada Anas dan Mahmud. Dia klaim Yulianis staf keuangannnya, tapi belakangan bukan," katanya mencontohkan. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya