Berita

Nazaruddin/ist

Nazaruddin Belum Sempat Gunakan Money Changer-nya untuk Cuci Uang

SENIN, 18 JULI 2011 | 22:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Untuk lebih mencengkeramkan bisnisnya, mantan Bendahara Umum Demokrat, M Nazaruddin mendirikan money changer. Berkantor sama dengan PT Anak Negeri, di Gedung Tower Permai, Mampang, Jakarta Selatan, Nazaruddin menunjuk Yulinis sebagai Presiden Direktur Eksekutif.



Yulianis, saat diwawancara RCTI, (Senin, 18/7), menolak tempatnya bekerja itu dipakai untuk tempat pencucian uang oleh Nazaruddin.



"Gimana mau jadi tempat pencucian uang, iin-ijinnya aja belum saya tandatangani. Sampai sekarang itu, iizn-izinnya belum ada," kata Yulianis



Beberapa hari setelah penangkapan Wafid Muharam (Sesmenpora) dan Rosa (Direktur Marketing PT Anak Negeri) oleh petugas KPK pada 21 April lalu, di gedung permai tower terdapat plang bertuliskan Money Changer.



Yulianis memastikan, money changer yang didirikan Nazaruddin belum sempat beroperasi. Dia sengaja mengulur-ulurkan perizinannya karena tahu kalau transaksi yang dilakukan Nazaruddin, kata Yulianis, tidak jelas.



"Belum, belum beroperasi. Karena, kalau di BI itu kan, kalau money changer kan harus ada izin prinsip dari BI. Saya kan harus mengurus semua izin itu. Cuma, karena saya sendiri kurang (nyaman), tidak sesuai dengan hati nurani saya, jadi, ya saya ulur-ulur mengurusi semua izinnya," beber Yulianis.



Jadi, sengaja mengulur-ulur karena tahu bahwa ini adalah sesuatu yang tidak benar?

"Ya. Saya sendiri kan ngeri ya," ujar Yulianis. [dem]




Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya