m. nazaruddin/ist
m. nazaruddin/ist
RMOL. Partai Demokrat hari ini akan melayangkan surat peringatan ketiga atau surat pemecatan kepada mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin. Pemberian surat peringatan ini hanya adminstrasi semata karena substansi pemecatan sudah berlangsung.
SP ini dilayangkan setelah SP1 dan 2 tidak ditanggapi. Nazaruddin tetap tidak mau kembali ke Tanah Air untuk mengikuti proses hukum.
"Jadi itu (SP3) hanya untuk memenuhi ketentuan administrasi saja. Kenapa tidak dipecat langsung dari awal? Kan gitu. Nah ini lah Partai Demokrat. Kami itu tetap maunya konstitusional. AD/ART bilang harus melewati tiga SP sebelum sampai kepada pencabutan KTA atau pemecatan istilah Anda. Ikutilah mekanisme itu. Ikuti tata cara itu," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27