Berita

anas urbaningrum/ist

Tanya ke Anas Bagaimana Dia Menangani Kasus yang Diduga Melibatkannya

KAMIS, 14 JULI 2011 | 14:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Anas Urbaningurm harus bertanggung jawab untuk segera mengatasi kemelut yang mendera Partai Demokrat. Itu lah pesan dari pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat menggelar konferensi pers di Cikeas, Senin malam lalu.

"Kalau saya melihatnya bahwa ketua umum itu harus memikul tanggung jawab lebih besar terhadap masalah yang menimpa partai sekarang ini," kata pengamat politik Andrinof Chaniago kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Kamis, 14/7).

Andrinof tidak melihat konferensi pers yang digelar Presiden SBY itu sebagai bentuk teguran kepada Anas karena tidak pernah tampil ke publik untuk memberikan klarifikasi setelah mendapat serangan dari mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin.


"Kalau itu kan kita sudah tahu, pastilah Anas itu tidak mau membuat pernyataan berulang-ulang. Karena dia bukan pihak yang lepas dari masalah itu. Namanya kan disebut-sebut terus di dalam SMS yang tidak jelas itu," kata pengajar Universitas Indonesia ini.

Kalau memang nama dia disebut-sebut terlibat, apakah Anas layak untuk mengatasi kemelut di partainya?

"Ya memang seharusnya begitu. Anas kan sebagai ketua umum. Itu artinya Anas sebagai ketua umum diminta untuk menyelesaikan masalah partai dan yang terkait dengan dirinya," jawabnya.

Bagaimana dia bisa menangani kasus yang terkait dengan dirinya?

"Itu tanya ke Anas dong. Bagaimana caranya, Anda (Anas) kan disebut-sebut. Nah, bagaimana caranya tanya ke Anas. Jangan tanya ke saya," tandasnya. [zul[

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya