Berita

nazaruddin/ist

Polri Masih Ragu apakah SBY Serius Tangkap Nazaruddin?

KAMIS, 14 JULI 2011 | 08:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sampai saat ini aparat penegak hukum belum juga berhasil mendatangkan tersangka kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games, M. Nazaruddin dari negara persembunyiannya. Meski keberadaannya sebenarnya sudah terdeteksi.

"Saya kemarin bicara dengan salah satu petinggi Polri. Katanya, keberadaan Nazaruddin sudah terdeteksi. Posisinya antara Batam dan Singapura. Tidak jauh dari situ," kata anggota Komisi III DPR Syarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.

Dia yakin, dengan kemampuan Polri dan intelijen, ditambah Nazaruddin juga sudah masuk dalam daftar buron internasional tidak terlalu sulit untuk menangkap mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat itu. Tapi, dari hasil pembicaraan dia dengan petinggi Polri tersebut, tersirat bahwa Polri masih meragukan instruksi Presiden SBY tersebut. Hal itulah saat ini yang masih menjadi kendala.


"Ya apakah memang serius untuk menangkap Nazaruddin atau memang hanya untuk pencitraan. Kita nggak tahu apakah setelah pidato itu langsung disertai dengan instruksi resmi. Jangan-jangan hanya di media saja," katanya.

Apakah sikap SBY itu berpengaruh terhadap sikap Polri?

"Sangat berpengaruh. Institusi Polri  itu di bawah kekuasan Presiden. KPK juga, meski memang independen, akan tetapi, usulan nama kan dari pemeritah," ungkapnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya