Jimly Asshidiqie
Jimly Asshidiqie
RMOL. Partai politik sebaiknya tidak lagi memilih hak untuk me-recall atau menarik anggotanya dari DPR. Klausul ini diharapkan menjadi salah satu pasal dalam Undang-Undang Larangan Rangkap Jabatan.
"Bahkan kalau lebih baik lagi ke depan, begitu orang sudah menduduki jabatan, termasuk di DPR, partai tidak boleh lagi memberhentikannya. Itu yang disebut party recall seperti kasus Lili Wahid dan Gus Choi. Nah itu juga tidak sehat untuk demokrasi," kata gurubesar Ilmu Hukum Tata Negara, Jimly Asshiddiqie, kepada Rakyat Merdeka Online tadi pagi.
Jimly mengusulkan perlu ada UU Rangkap Jabatan melihat gejala umum saat ini banyak pejabat di semua bidang yang melakukan rangkat jabatan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27