Berita

La Ode Ida

Umumkan Menteri Tak Becus, SBY Telanjangi Diri Sendiri

SELASA, 12 JULI 2011 | 10:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kegagalan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II memang sudah diprediksi publik sebelumnya. Penilaian itu karena membaca komposisi kabinetnya dengan menggunakan dua pendekatan.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Ode Ida mengatakan pertama kapasitas para menteri itu diragukan bisa menjalankan tugas kementerian yang diembannya. Kedua, banyak menteri yang melakukan rangkat jabatan. Sehingga tidak fokus menjalankan kerja di kementerian. Sehingga kegagalan para menteri itu dalam menjalankan tugas tidak bisa dihindarkan.

"Sebetulnya kegagalan para menterinya ini bagian dari konsekuensi saja dari itu tadi. Ada kapastitas yang kurang dimiliki para menterinya, ada rangkap jabatan, kepentingan (lain di luar kementerian) yang terlalu besar yang dimiliki para menterinya," katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 11/7).


Makanya, melihat konteks tersebut, SBY seharusnya belajar dan mengeveluasinya secara internal.

"SBY ini sebetulnya kan kepala tumah tangga. Para menteri ini para pembantu. Kalau saya sebagai kepala rumah tangga, sedangkan para pembantu tidak bisa bekerja, saya tidak akan mengumumkan ke publik bahwa pembantu saya tidak bisa kerja dan bantu saya," katanya.

Saat memanggil para menteri itu, SBY menanyakan apakah memang sanggup lagi untuk menjalankan tugas yang diemban. Kalau memang sudah tidak bisa lagi bekerja, La Ode Ida mengatakan, sebaiknya SBY meminta para menterinya itu untuk mencari pekerjaan yang lain.

Tapi SBY tidak melakukan itu. Dia malah mengumumkan ke publik bahwa kurang dari 50 persen instruksinya tidak dijalankan para menteri. Karena itu sama saja SBY menelanjangi diri sendiri.

"Itu menurut saya menelanjangi diri sendiri, (SBY) tidak mampu mengefektifkan para pembantunya. Akibat kesalahan dia memilih antara ketidakmampuan orang yang dipilih dan rangkap jabatan, dan sebagainya itu. Biar dia tidak katakan, bahwa rakyat tahu kok para para menterinya hanya pasang iklan di tv," tandas La Ode Ida. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya