dahnil anzar simanjuntak
dahnil anzar simanjuntak
RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diyakini tidak akan merombak Kabinet Indonesia Bersatu II, meski dia mengakui tidak sampai 50 persen instruksinya dijalankan para pembantunya tersebut. Apalagi memang, perombakan kabinet dinilai tidak ada gunanya.
"SBY mau ribuan kali me-reshuffle atau rombak kabinet nggak ada gunanya. Selain ragu akan keberanian SBY, saya juga beranggapan keputusan mendorong reshuffle tidak ada gunanya," kata ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu.
Menurut Dahnil, masalahnya bukan hanya pada kinerja menteri yang miskin prestasi, tetapi lebih karena permasalahan manajemen dan karakter kepemimpinan SBY yang lemah dan tidak mampu mendorong para menteri untuk bekerja efektif sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Energi sebagian besar menteri habis untuk permasalahan-permasalahan politik.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27