Berita

anas/ist

SBY Pastikan Tak Ada KLB untuk Mencopot Anas Urbaningrum

SENIN, 11 JULI 2011 | 22:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Selain menyindir media massa yang mengutip BlackBerry Muhammad Nazaruddin, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, juga memastikan tidak akan ada Kongres Luar Biasa (KLB).

Sebelumnya, beredar rumor yang menyebutkan bahwa Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar tak lama lagi akan diubah menjadi KLB untuk mengadili dan mencopot Anas Urbaningrum dari posisi ketua umum.

"Saya pastikan Partai Demokrat tidak merencanakan KLB," tegas SBY, saat Konpers didampingi Anas Urbaningrum, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Jangankan rencana, lanjutnya, usul menggelar KLB pun tidak pernah ada di kalangan pimpinan. Di tingkat akar rumput partai  pun tidak pernah ada usul tersebut.


SBY juga menganggap wacana KLB yang ditiupkan berbagai pihak yang tidak bertanggungjawab dan hanya ingin memecah-belah Demokrat.

"Diadu domba pula seolah ada unsur pimpinan PD (Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie) yang mengusulkan kepada saya untuk menggelar KLB dan kemudian menurunkan Ketua Umum Anas. Usulan dan permintaan seperti itu tidak ada. Yang ada adalah rencana Rakornas yang memang kita rancang untuk kita gelar pada akhir Juli tahun ini," terang SBY.

Ketika SBY menyampaikan hal itu di Cikeas, Bogor, Senin malam (11/7), Anas Urbaningrum terlihat di belakang SBY. Sampai jumpa pers berakhir, Anas sama sekali tak mendapat kesempatan bicara. [dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya