NAZARUDDIN/ist
NAZARUDDIN/ist
RMOL. Partai Demokrat tidak mungkin tidak tahu kebiasaan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin yang kerap menjual nama Urbaningrum dan SBY untuk kepentingan pribadi. Nazaruddin diketahui selama ini banyak memenangkan proyek di pemerintahan.
"Minimal orang tahu Nazaruddin itu kerja apa. Dia bukan konglomerat sekelas Aburizal Bakrie yang uangnya sudah bejibun. Dia berangkat dari Riau merantau ke Jakarta tahun 2005 modal katok kolor. Karena tahun 2004 di gagal jadi anggota DPR dari PPP. Modalnya habis ," kata Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 9/10).
Karena itu, Demokrat pasti tahu darimana asal muasal sumbangan Nazaruddin ke partai besutan SBY tersebut. Bahkan, Boyamin mengaku mendapat laporan dari pejabat yang berhadapan dengan gank Nazaruddin. Gank itu meminta fee dalam pembangunan proyek di Indonesia Timur dan sebagian dari fee itu akan akan digunakan untuk kepentingan partai.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27