Berita

budiarto s/ist

Budiarto Shambazy: Demo Malaysia Sulit Menulari Indonesia Karena Kualitas Kelas Menengah Payah

MINGGU, 10 JULI 2011 | 16:03 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Gelombang ketidakpuasan yang terjadi di Malaysia kemarin (Sabtu, 9/7) digerakkan oleh kelas menengah. Itulah sebabnya sulit membayangkan gelombang ketidakpuasan terhadap seperti itu menjalar ke Indonesia. Dibandingkan dengan negara lain di Timur Tengah, Maghribi (Afrika Utara), Malaysia juga Thailand, kelas menengah Indonesia tergolong terbelakang.

“Jumlah mereka sedikit sementara kesadaran politik mereka pun rendah dan cepat terpukau dengan pencitraan,” begitu kata jurnalis senior Budiarto Shambazy yang  kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu siang (10/7).

Di Tunisia dan Mesir, misalnya, social media menjadi elemen yang dapat memicu revolusi. Sementara di Indonesia, kelas menengah mempergunakan social media sekadar untuk memenuhi gaya hidup.

“Kelas menengah yang sadar politik hanya segelintir, yakni mahasiswa, intelektual, dan aktivis,” kata dia lagi.

Budiarto Shambazy mencontohkan sikap kelas menengah di sebuah pemukiman perumahan mewah yang beberapa waktu lalu menolak pembangunan jalur Transjakarta di perumahan itu. Warga protes karena busway yang hendak dibangun dianggap sebagai lambang orang miskin dan kelas bawah yang mau melintas di depan rumah mereka. [guh]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya