Berita

anas u/ist

KLB DEMOKRAT

Pasti, 100 Persen Anas Tergusur

JUMAT, 08 JULI 2011 | 21:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Wacana mengubah Rakornas Partai Demokrat menjadi Kongres Luar Biasa (KLB) berhembus semakin kencang. Bagaimana nasib partai itu bila wacana yang dihembuskan kubu anti Anas Urbaningrum tersebut benar-benar terjadi?

Menurut pengamat politik Tjipta Lesmana, KLB akan langsung menggusur Anas dari kursi ketua umum partai.

"Seratus persen Anas akan digusur," ujar Tjipta kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 8/7).


Selain Anas, sejumlah elite Partai Demokrat pun akan bernasib sama. Mereka yang akan digusur adalah yang belakangan kerap disebut terlibat dalam kasus  Nazaruddin. Dua diantaranya adalah Andi Mallarangeng dan Jafar Hafsah. Jafar Hafsah dianggap bersalah karena dialah yang memberikan izin berobat kepada Nazaruddin.

"Sementara Andi Mallarangeng walau mungkin dicopot dari posisi di partaui tapi belum tentu dicopot dari kursi menteri," tandasnya. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya