Berita

sb yudhoyono/ist

Mestinya Malu, SBY Akui Kinerja Menterinya Tak Memuaskan

JUMAT, 08 JULI 2011 | 14:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seharusnya tidak perlu menyampaikan ke masyarakat bahwa kurang dari 50 persen instruksinya tidak dijalankan menteri-menterinya. Karena dengan mengungkapkan hal tersebut, sama saja SBY mengatakan kepada publik bahwa dirinya sudah salah pilih pembantu.

"Menteri itu siapa yang pilih. Harusnya malu dia mengatakan itu. Karena sama saja dia mengakui telah salah pilih menteri. Dari awalkan kita sudah mengatakan harusnya pilih menteri berdasarkan profesionalitas, bukan bagi-bagi dengan partai politik. PKS empat, Golkar tiga, PAN tiga, PKB dan PPP masing-masing dua menteri," kata pengamat politik Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 8/7).

Tapi karena SBY tidak mau mendengarkan, makanya dari awal Iberamsyah juga sudah memprediksi bahwa kerja menteri tidak akan maksimal. Karena banyak menteri dari partai politik. Iberamsyah melanjutkan, kalau memang sudah tahu bahwa kinerja menterinya tidak memuaskan, SBY sebaiknya langsung mengganti menteri yang tidak bekerja secara maksimal tersebut. Tidak perlu pakai curhat segala.


"Seharusnya dia nggak perlu pakai curhat ke rakyat. Dia langsung ganti saja. Kalau perlu dia diam-diam seperti zaman Pak Harto, nggak ada yang tahu (tiba-tiba ada menteri yang diganti)," tandas gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia ini. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya