Berita

fuad hasan masyhur/ist

Golkar: Mundur dari Nasdem, Bukti Sultan Konsisten dengan Ucapannya

JUMAT, 08 JULI 2011 | 14:26 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sebagai tokoh nasional, Sri Sultan HB X memang sudah selayaknya memberikan panutan kepada masyarakat. Makanya, keputusan tokoh Golkar tersebut mundur dari organisasi kemasyarakatan Nasional Demokrat adalah bentuk keteladanaan tersebut.

"Dari awal kan dia sudah bilang, keberadaan Nasdem adalah ormas. Tapi ketika ada pihak-pihak yang menghendaki lebih cenderung ke politik, itu sudah melenceng dari komitmen awal, dia tidak sejalan lagi. Beliau sebagai panutan, bukan hanya di Jawa, tapi nasional, membuktikan bahwa pikiran, ucapan dan langkahnya satu," kata Ketua Bidang Informasi, Opini dan Pencitraan Partai Golkar Fuad Hasan Masyhur kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 8/7).

Meski begitu, terkait dengan kader Golkar yang berada di Nasdem, Fuad mempersilakan apakah tetap di Ormas Nasdem atau mengikuti langkah Sultan keluar dari ormas besutan Surya Paloh tersebut.


"Masing-masing punya hak politik," ungkapnya.

Namun, dia memastikan, Partai Golkar tidak pernah khawatir suara Golkar akan tergerus dengan munculnya Partai Nasdem. Menurutnya, partai itu terlalu kecil untuk menjadi kekhawatiran di tengah banyaknya partai saat ini.

"Kader-kader yang ada di Golkar itu sangat militan. Tentunya sudah lama mengabdi di Golkar. Golkar adalah murni satu-satunya partai aliran nasionalis yang berkomitmen dengan Pancasila. Mereka cukup militan, mereka ingin membangun kesejahteraan rakyat. Tidak ada kekhawatiran itu," bebernya.

Apalagi saat ini, masih kata Fuad, mesin organisai partai berjalan efektif di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie. Karena itu, keberadaan Golkar, dia yakin semakin dirindukan rakyat. Terlebih setelah melihat respons masyarakat atas progam Kader Penggerak Teritorial Desa atau Karakterdes yang dicanangkan di Bandung pekan lalu. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya