Berita

Priyo Budi Santoso Masih Yakin KPK Bisa Tuntaskan Centurygate

KAMIS, 07 JULI 2011 | 09:14 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Sesuai kesepakatan saat rapat Tim Pengawas DPR RI untuk Kasus Skandal Bank Century (Timwas Century) pekan lalu, kemarin, (Rabu, 6/5), Tim Pengawas Century mengadakan rapat di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-1 Kuningan Jakarta.

Hadir pada pertemuan tersebut Timwas Century DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso, Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Jaksa Agung Basrief Arief beserta jajarannya, serta pimpinan KPK selaku tuan rumah.
 
Usai pertemuan, kepada para wartawan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso mengatakan, rapat konsultasi dilakukan secara tertutup karena Timwas DPR RI, Polri, KPK, dan Jaksa Agung, memandang ada sesuatu yang ingin didengarkan secara khusus dengan tenang terkait progress report dan perkembangan terakhir dari penyelidikan yang dilakukan KPK terhadap kasus Bank Century.
 

 
"Ada kemajuan-kemanjuan yang kami terima dalam rapat tadi, bahwa Timwas Century sepakat bersama pimpinan KPK, Kapolri, dan Jaksa Agung untuk bertemu lagi minggu depan untuk mengadakan cross check/cross examination atau cek silang dari beberapa temuan Pansus Century termasuk temuan KPK dan Polri," ungkap Priyo.

Pertemuan tersebut direncanakan akan berlangsung di gedung Kejaksaan Agung.

"Kami mohon agar bersabar, kami masih tetap menaruh harapan kepada para aparat penegak hukum khususnya KPK dapat segera menuntaskan dan mengungkap kasus ini," pinta Priyo.
 
Saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan DPR menggulirkan hak menyatakan pendapat, Priyo Budi Santoso menjelaskan hak menyatakan pendapat adalah hak paling tinggi yang dimiliki DPR. DPR tidak akan sembarangan menjatuhkan hak tersebut, karena prosesnya panjang dan memakan energi terlampau besar. Dirinya masih yakin aparat penegak hukum bisa menyelesaikan kasus ini.

"Pak Busro (Ketua KPK) membuka pintu selebar-lebarnya bagi semua masukan terutama data dari pansus DPR," ujar Priyo menegaskan.

Ditemui ditempat yang sama, anggota Timwas Century dari Fraksi Partai Demokrat, Achsanul Qosasi mengatakan, pertemuan tersebut hanya membahas persoalan proses pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek Bank Indonesia kepada Bank Century (FPJP) dan tidak membahas hal lain.

"Dalam FPJP ada beberapa argumen yang diadu antara DPR dan KPK, tetapi belum ada kesimpulan khusus, kita akan lanjutkan minggu depan di Kejaksaan Agung," ungkapnya.

Sementara Anggota Timwas dari Fraksi PDI Perjuangan, Sidharto Danusubroto mengatakan, Ada beberapa masukan dari DPR yang bagus untuk KPK. Sidharto berharap KPK akan terbuka terhadap masukan dari DPR.

"Kesan saya KPK masih defensif, tapi saya lihat ada celah-celah yang bisa digunakan oleh KPK untuk membuka kasus ini," tukas Sidharto seraya meninggalkan gedung KPK. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya