sby/ist
sby/ist
RMOL. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dapat memahami hasil survei yang menyatakan popularitas dirinya selaku presiden merosot tajam akibat munculnya kasus hukum yang melilit kadernya, M. Nazaruddin dan Andi Nurpati, maupun kader Demokrat lainnya.
"Popularitas seorang naik-turun. Presiden dimana pun dalam memimpin mengalami pasang dan surut. Perasaan rakyat peka ketika ada masalah, sekalipun belum tentu kesalahan Presiden. Saya paham, barangkali ada kader demokrat berbuat kesalahan pasti amarahnya kepada SBY. Ada pejabat yang salah, lalu menimpakannya kepada SBY. Itulah pemimpin, apapun dikaitkan atau dtumpahkan kepada pemimpin," aku SBY saat diwawancara Elshinta, (Senin petang, 4/7).
SBY mengaku bisa menerima hal tersebut. SBY mengaku tak terganggu dengan ulah kadernya, atau anak buahnya di eksekutif yang tidak dikehendaki rakyat, tapi kemudian ditimpakan kesalahannya kepadanya.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23