sby/ist
sby/ist
RMOL. Presiden SBY meminta M. Nazaruddin segera kembali ke tanah air dan menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap pembangunan wisma atlit di Jakabaring, Palembang.
"Segera kembali. Penuhi itu permintaan KPK, untuk mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan," kata SBY saat wawancara dengan Elshinta, (Senin petang, 4/7).
Yakinlah, kata SBY, setiap warga negara, termasuk Nazaruddin, memiliki hak untuk membela diri. Sebagai negara yang menjunjung tinggi hukum, katanya, yakinlah bahwa hukum tidak akan menjatuhi sanksi kalau memang tidak terbukti bersalah.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27
Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23