andi nurpati/ist
andi nurpati/ist
RMOL. Sementara kalangan elit Partai Demokrat, termasuk Ruhut Sitompul, mendesak agar Ketua Divisi Komunikasi Publik Andi Nurpati agar dinonaktifkan, karena kasus yang saat ini menjeratnya merusak citra partai. Yaitu, kasus pemalsuan dokumen Mahkamah Konstitusi pada sengketa pemilihan legislatif 2009 lalu.
Namun, anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat, Ahmad Mubarok menepis Andi, yang juga mantan anggota Komisi Pemilihan itu bakal dicopot dengan alasan telah merusak citra partai Demokrat. Mubarok berkilah Demokrat masih menunggu proses hukumnya.
"Kita ikuti saja. Hukum nanti yang akan membuktikan. Karena sampai sekarang juga belum jelas terbukti," ungkap Ahmad Mubarok, yang juga mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat ini, kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27