nazaruddin/ist
nazaruddin/ist
RMOL. Muhammad Nazaruddin bukan orang sembarangan di Partai Demokrat. Jamak diketahui, sebelum dicopot, mantan anggota Komisi III DPR itu menduduki posisi strategis di partai berlambang bintang mercy yang didirikan Presiden SBYtersebut. Nazaruddin menjabat sebagai bendahara umum.
Partai Demokrat yang telah sukses mengantarkan SBY menjadi presiden hingga dua periode, tidak bisa dilepaskan dari posisi Bendum. Sebagai pengendali keuangan partai besar, Nazaruddin dipastikan mengetahui benar lalu lintas keuangan partai.
"Oleh karena itu, meski sudah dicopot dari Bendum, bukan berarti dia boleh dinyatakan 'lupa' akan catatan lalulintas keuangan partai. Maka dari itu, pengakuan seorang mantan Bendum, tidak boleh disepelekan begitu saja oleh penegak hukum kita. Meski yang bersangkutan berada di 'pengasingan', bukan berarti pengakuan-pengakuannya tidak memiliki nilai sama sekali," kata Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), Mustofa B. Nahrawardaya, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27