Berita

anas dan andi/ist

SUAP SESMENPORA

Siapa Pengirim Uang Jatah untuk Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng?

SABTU, 02 JULI 2011 | 15:26 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Bekas Bendahara Umum partai Demokrat M. Nazaruddin menyebut koleganya di partai Demokrat ikut menikmati uang pembangunan wisma atlit di Jakabaring Palembang. Ia menyebut Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dan Menpora Andi Mallarangeng masing-masing mendapat jatah sebesar Rp 9 miliar dan Rp 5 miliar.

Nazaruddin menyebut Anas dan Andi menerima uang dari Sesmenpora Wafid Muharam yang diberikannya melalui orang kepercayaannya.

Sesmenpora Wafid Muharam membantah kabar tersebut. Melalui pengacaranya Erman Umar,  Wafid membantah semuanya. Ia menegaskan tidak ada pengiriman uang untuk Anas Urbaningrum dan Andi Mallarangeng atas perintahnya.


"Nggak ada itu," ujar Erman kepada Rakyat Merdeka Online, (Jumat malam, 1/7).

Siapa orang kepercayaan Wafid? Sayang Nazaruddin tidak menyebutkannya dalam pesan yang dikirim lewat BlackBarry-nya. Sementara itu, ada informasi yang beredar yang menyebut kalau orang kepercayaan Wafid Muharam adalah Dedy Kusdinar. Sebelum kabar suap Sesmenpora mencuat, Dedy merupakan Kabiro Perencanaan di Kemenpora. Dalam proyek pembangunan wisma atlit senilai Rp 199 miliar, Dedy merupakan pejabat pembuat komitmen pihak Kemenpora.

Dedy sendiri sudah berkali-kali menjalani pemeriksaan penyidik KPK. Benarkah ia pengirim uang untuk Anas dan Andi? Wafid melalui keterangan yang disampaikan Erman Umarm, kembali membantahnya. Mengutip pengakuan Dedy sendiri, Erman menegaskan tidak benar kalau uang jatah dibagi-bagikan Sesmenpora melalui tangan Dedy.

"Kalau soal  itu, kan Pak Dedy sendiri sudah membantahnya di media anda," jawab Erman. [dem]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya