Berita

anas urbaningrum/ist

Wafid Muharam Bela Anas dan Menteri Andi dari Serangan Nazaruddin

JUMAT, 01 JULI 2011 | 19:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. M Nazaruddin kembali melancarkan serangan dari Singapura.

Bekas Bendahara Umum Demokrat itu menyebut Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum dan Menpora Andi Mallarangeng ikut kecipratan uang dari pembangunan wisma atlit di Jakabaring Palembang.

Melalui pesan BlackBerry, Nazar menyebut Anas Urbaningrum menerima Rp 9 miliar, sementara Andi Mallarangeng sebesar Rp 5 miliar.


Bekas Sesmenpora sekaligus tersangka kasus suap Sesmenpora, Wafid Muharam yang disebut-sebut Nazaruddin pengirim jatah tersebut membantahnya. Melalui pengacaranya, Erman Umar, Wafid mengatakan tudingan tersebut tak benar.

"Pak Wafid bilang nggak ada, nggak ngerti dengan yang disebutkan Nazaruddin," ujar Erman kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 1/7).

Daripada menyebar tudingan tidak jelas, himbau Erman, sebaiknya Nazaruddin kembali ke tanah air, lalu menjelaskan duduk perkara keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus suap proyek di Kementrian Pemuda dan Olahraga kepada penyidik KPK.

"Tampil ke Jakarta dong. Tunjukkan bukti-bukti. Kalau seperti ini kan jadi isu saja," imbuh Erman.

Perlu diketahui, lewat pesan yang dikirim melalui BlackBerry, selain menyebut Anas Urbaningrum, Andi Mallarangeng, Nazaruddin juga menyebut empat orang lainnya ikut menikmati jatah dari proyek senilai Rp 199 miliar itu. Mereka adalah Angelina Sondakh (anggota Komisi X dan Badan Anggaran DPR fraksi Demokrat), Mirwan Amir (Wakil Ketua Badan Anggrana DPR fraksi Demokrat), Mohammad Jafar Hafsah (Ketua Fraksi Demokrat), serta I Wayan Koster (anggota Komisi X dan Badan Anggaran DPR Fraksi PDI P).

Disebutkan Nazaruddin, mereka semua menerima uang dari bekas Sesmenpora yang dikirimkan melalui orang kepercayaannya. [dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya