dahnil anzar simanjuntak/ist
dahnil anzar simanjuntak/ist
RMOL. Pemimpin dan khususnya rakyat Indonesia saat ini sedang mengidap penyakit myiopic atau rabun jauh. Bisa jadi, hari ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dihujat dengan berbagai permasalahan kebijakan ekonomi, politik, dan tidak jelasnya implementasi komitmen SBY dalam memberantas korupsi. Tapi, masyarakat bisa 'dihipnotis' dengan program-program dadakan, sehingga tetap memilih Demokrat pada saat Pemilihan Umum mendatang.
Hal itu dikatakan pengamat ekonomi Dahnil Anzar Simanjuntak kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 1/7).
"Siklus kebijakan ekonomi politik misalnya. (SBY) selalu mengeluarkan kebijakan-kebijakan tidak populis di awal dan pertengahan masa pemerintahan. Lihat saja kebijakan rencana pembatasan premium, rencana kenaikan TDL dan lain-lain yang menuai reaksi negatif, dibumbui dengan berbagai kasus korupsi dan politik yang mendegradasi popularitas SBY," katanya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 10:20
Selasa, 28 April 2026 | 10:13
Selasa, 28 April 2026 | 10:09
Selasa, 28 April 2026 | 10:00
Selasa, 28 April 2026 | 09:56
Selasa, 28 April 2026 | 09:53
Selasa, 28 April 2026 | 09:51
Selasa, 28 April 2026 | 09:48
Selasa, 28 April 2026 | 09:39
Selasa, 28 April 2026 | 09:27