Berita

sby/ist

KSAD BARU

Indonesia Mundur ke Zaman Pra-Majapahit

KAMIS, 30 JUNI 2011 | 14:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memilih iparnya, Letjen Pramono Edhie Wibowo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat, membawa Indonesia ke zaman pra-Majapahit.

Bahkan Soeharto sekalipun, yang dianggap sebagai otoriter dan foto copy pemerintahan Amangkurat II (1677-1703),  tidak pernah menempatkan anggota keluarganya sebagai pejabat tinggi militer. Begitu ujar mantan aktivis 1998, Firman Tendry, kepada Rakyat Merdeka Online yang sedang berada di Maroko, Rabu pagi (30/6).

"Hanya dalam kekuasaan zalim penguasa menempatkan keluarga terdekatnya menjadi petinggi militer. Raja Majapahit Hayam Wuruk pun mengangkat Gajah Mada yang bukan ipar atau anggota keluarganya," ujar Tendry.


Dia mengatakan bahwa salah satu pemerintahan modern adalah sebisa mungkin menghindarkan conflict of interest. Bagaimana mungkin Indonesia yang selama ini mengaku sebagai negara demokratis terbesar di dunia masih mempraktikkan cara-cara kuno seperti ini.

"Hanya di Mesir, Tunisia, Aljazair, Libya dan negara-negara otoritarian lain yang menempatkan jaringan keluarga sebagai kepala staf militer apalagi panglima angkatan bersenjata," demikian Tendry. [guh]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya