Berita

jokowi

Visi Walikota Jokowi Jadi Inspirasi Rektor UNS Dirikan PSP UMKM

RABU, 29 JUNI 2011 | 08:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Solo memang dikenal selama ini sebagai pusat usaha kecil, mikro, dan menengah. Keberadaan UMKM di Solo sebenarnya juga tidak lepas dari visi dan keberpihakan walikotanya, Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi.

Nah, pendirian Pusat Studi dan Pendampingan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang resmi dilaunching di Universitas Negeri Sebelas Maret oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM sepertinya juga terinspirasi dari visi Walikota Jokowi.

"Saya setuju visi dan cara berfikir Pak Walikota Solo bahwa ekonomi kita banyak didominasi oleh UKM atau UMKM. Dan UMKM itu adalah ekonomi ril kita. Maka tidak selayaknya mereka dikejar-kejar, bahkan dimusuhi. Justru kita berkewajiban untuk mendampingi, menjadikan mereka tumbuh berkembang lebih baik. Kami setuju dengan cara berfikir itu sehingga UNS lebih berkomitmen dengan Menteri Negara Koperasi dan UKM RI untuk melaunching Pusat Studi dan Pendampingan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di bawah Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat UNS," kata Rektor UNS, Prof. Rafik Karsidi (Selasa, 28/6).


PSP UMKM tidak tiba-tiba didirikan di UNS. Sama seperti Ketua PSP UMKM Prof. Totok Kardimanto, Prof. Rafik juga menyatakan bahwa kampus yang ia pimpin tersebut telah bersinggungan dengan UMKM. Pada tanggal 18-19 Mei 2002, di kampus ini telah dilahirkan asosiasi Development Business Service.

"Sekarang telah menaungi lebih dari seribu DBS/provider di Indonesia. Kami tidak pernah membayangkan secepat itu berkembang," ungkap gurubesar yang menulis disertasi juga tentang UKM ini dan menurutnya hal itulah yang mengantarkannya jadi rektor.

Rektor ingin keberadaan UNS dikenal sebagai kampus pendamping UMKM di Solo. Harapan dia, ketika orang membayangkan Solo sebagai pusat UMKM dengan serta UNS akan tergambar sebagai pendampingnya.

"Kalau di Jakarta sana orang bertanya tentang Solo, imagenya itu sudah terbentuk UMKM. UMKM ada di Solo, lalu siapa perguruan tinggi pendampingya, ya UNS ini. Kami ingin begitu Pak. UNS siapa pendampingnya, Pak Menteri dan teman-teman dari kampus," katanya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Di UNS sendiri, kajian dan pendampingan UMKM memang sudah menjadi unggulan, selain dua keunggulan UNS lainnya yaitu, budaya Jawa dan pengembangan bio diversitas. Katanya, di Solo ada ratusan gurubesar yang memiliki latar belakang tentang UMKM. Makanya, pendirian PSP UMKM ini merupakan bentuk komitmen UNS agar bisa berkontribusi lebih terhadap keberadaan UMKM di Indonesia.

Karena, kata dia, UMKM adalah urat nadi dari perekonomian Indonesia.
Lebih dari 50 juta atau lebih dari 80 persen perekonomian ril negeri ini dieksekusi dengan tatakelola UMKM.

"Dengan demikian betapa pentingnya lembaga pemberdayaan atau mungkin lembaga pendamping UMKM ini termasuk pusat studi yang akan kita dirikan ini," tandasnya, sambil berharap setiap kampus juga akan mendirikan PSP UMKM meniru Pusat Studi Lingkungan yang juga telah ada di berbagai kampus yang bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya